Lingga Murti School, TK Favorit dengan Biaya Terjangkau

Foto: TK Lingga Murti School di Jalan Gurita I Gang Gurita I, Pedungan, Denpasar Selatan.
2,185 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Taman Kanak-Kanak (TK) Lingga Murti School milik Yayasan Pendidikan Dharma Sunu Mandare yang terletak di Jalan Gurita I Gang Gurita I, Pedungan, Denpasar Selatan memang beda daripada TK pada umumnya.

TK ini memiliki fasilitas ruang kelas full AC, klinik, komputer, perpustakaan, tenaga pendidik berpengalaman, Bahasa Inggris, audio visual, berbagai macam permainan, dan parkir luas yang terpisah dari halaman sekolah.

Tak pelak TK yang berdiri sejak tahun 2010 ini, kini menjadi salah satu TK favorit di Kota Denpasar, khususnya di wilayah Denpasar Selatan. Hal tersebut dibuktikan dengan penerimaan siswa baru tahun 2020/2021, yang telah mendaftar sudah sebanyak 16 anak.

“Keselamatan anak nomor satu, sehingga kami memisahkan antara sekolah dengan tempat parkir,” kata Ketua Yayasan dr. Made Rendra Wisnu Rahasbistara, Minggu (26/4).

Dikatakannya, kendatipun fasilitas lengkap, dari segi pembiayaan sangat relatif dan bahkan terjangkau bagi masyarakat umum.

“Jadi kami mengutamakan kualitas daripada kuantitas, sehingga kami membatasi jumlah penerimaan anak-anak dalam setiap tahun ajaran baru,” jelasnya.

Ditambahkannya, TK ini berdiri di atas tanah seluas sembilan are dengan bangunan gedung berlantai dua, seluas kurang lebih tiga are.

“Jadi sisa tanahnya masih sangat luas sehingga anak-anak bisa bermain dengan bebas, aman dan nyaman,” imbuhnya.

Sedangkan terkait letak TK yang berada di tengah gang, pihaknya sengaja memilih lokasi yang tidak ramai dan lalu lalang kendaraan bermotor.

“Pertimbangannya ya agar tidak mengganggu lalu lintas. Selain itu, juga anak-anak menjadi lebih aman, dan orangtua pun tidak was-was,” tandasnya.

Kepala TK Lingga Murti School Putu Gitta Fortuna, S.Pd., menjelaskan, minat peserta didik baru cenderung meningkat. Akan tetapi pihaknya terpaksa membatasi penerimaan siswa karena lebih mengutamakan kualitas.

“Kulaitas peserta didik kami terbukti dengan meraih berbagai juara dalam setiap perlombaan,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan Dr. Made Suarta, SH., M.Hum., mengungkapkan bahwa TK ini adalah dedikasi dirinya sebagai bukti kencitaan kepada dunia pendidikan.

“Karena ini dedikasi kepada masyarakat, maka saya minta kepada ketua yayasan dan juga kepala TK agar menjaga kualitas, bukan kuantitas,” ungkap Suarta yang juga Rektor IKIP PGRI Bali.

Selain itu, pihaknya juga turun langsung memonitoring tenaga pendidik dalam proses belajar mengajar.

Untuk itu, tenaga pendidik harus memiliki kualifikasi minimal Strata 1 (S1). Karena, anak diusia dini itu ibarat kertas kosong, putih bersih.

“Jadi, tidak boleh salah dalam mendidik anak di usia dini, sehingga yang dihasilkan dapat membanggakan orangtua,” pungkasnya. 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.