Lansia Asal Desa Undisan Meninggal Positif Covid-19

JENAZAH pasien Covid-19 asal Desa Undisan, saat tiba di lokasi krematorium Bebalang, Bangli, Minggu (19/7). Foto: ist
404 Melihat

BANGLI, posbali.co.id – Seorang perempuan berumur 80 asal Desa Undisan, Kecamatan Tembuku, Bangli meninggal dunia terkonfirmasi positif Covid-19. Hal itu disampaikan Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Minggu (19/7).
Dirgayusa mengatakan, pada Minggu kemarin Bangli mencatatkan tambahan sembuh sebanyak 23 orang pasien Covid-19. Jumlah kasus positif adalah 277 kasus dengan jumlah yang masih dirawat sebanyak 57 orang, sedangkan yang sudahsembuh sebanyak 219 orang.
Adapun pasien yang meninggal asal Desa Undisan tersebut setelah dinformasikan oleh RSU Ari Santi, Gianyar. “Menurut info dan catatan RSU Ari Santi, pasien terkonfirmasi positif Covid-19, swabnya diambil tanggal 17 Juli 2020. Pasien masuk rumah sakit tanggal 16 Juli dengan keluhan peneumenia, sesak napas, sakit paru,” jelasnya.
Pasien yang meninggal itu, kata Dirgayusa, selanjutnya dilakukan pembakaran di krematorium Bebalang, Bangli. Prosesi pembakaran jenazah dilaksanakan dengan protokol Covid-19 sesuai Surat Perintah Tugas Kasat Gugus Tugas Bangli Nomor 09/07-GTPP/2020 tanggal 19 Juli 2020 kepada Tim Kodim 1626, Tim Polres, Tim Diskes, dan Diskominfosan Bangli.Pengantaran jenazah dilakukan Gugus Tugas Gianyar dari RSUAri Santi menuju krematorium Bebalang, dan diserahkan kepada Gugus Tugas Bangli di lokasi krematorium.
Lebih lanjut disampaikan, tracking (pelacakan) kasus kini ditiadakan. Sesuai dengan perubahan SOP bahwa tidak lagi dilakukan rapid test (tes cepat). Perubahan tersebut berdasarkan keluarnya keputusan Menkes nomor 01.07/Menkes/413/2020 tertanggal 13 Juli 2020. “Untuk kontak erat, mulai 13 Juli lalu tidak lagi rapid test. Namun tetap melaksanakan karantina selama 14 hari. Apabila ada gejala baru yang mengarah terjadinya gejala Covid-19 dilaksanakan swab,” kata Dirgayusa.
Ia menambahkan, berdasarkan informasi dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, kini pemberian bantuan logistik sembako yang biasanya disalurkan oleh Dinas Sosial juga berubah. Bantuan sembako diberikan atas permohonan dari masing-masing Satgas Desa kepada GTPP Covid-19 Bangli.028

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.