Lahan Jadi Polemik, Proyek Revitalisasi Pasar Gianyar Jalan Terus

Progres proyek revitalisasi Pasar Umum Gianyar.
338 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Polemik antara Desa Adat Gianyar dengan Pemkab Gianyar terkait lahan yang dijadikan Pasar Umum Gianyar, jalan terus. Poyek revitalisasi Pasar Gianyar, progresnya di bulan Februari ini melampaui rencana. Hal itu diungkapkan Pelaksana Proyek dari PT Tunas Jaya Sanur, Sang Putu Arsana, Senin (15/2/2021).

Menurut Arsana, hingga minggu ke-25 atau hari ke-172 kalender proyek, progres pekerjaan plus 0,23 persen. “Rencananya pada minggu ke-25 adalah 34,14 persen, namun realisasi pekerjaan mencapai 37,37 persen,” terangnya.

Dijelaskannya, pekerjaan struktrur dan arsitektur untuk lantai basement 1 dan 2 sudah selesai. Sedangkan lantai dasar 75 persen dan lantai 1 mencapai 50 persen. “Sekarang kami kebut pekerjaan struktur untuk 2 lantai ke atasnya, hingga akhir bulan Maret selesai semua,” ungkapnya.

Selama pengerjaan proyek revitalisasi Pasar Gianyar, menurutnya tidak ada kendala. Proses desain, gambar proyek, dan pengerjaan berjalan lancar. Pengaturan jadwal pengecoran juga diatur menurut volume pengecoran. “Kalo volume pengecorannya besar, kami lakukan malam hari, mulai pukul 18.00-24.00,” jelasnya.

Dia menjelaskan, standar protokol kesehatan tetap berlaku di proyek tersebut. Setiap pekerja yang baru masuk wajib melakukan rapid test antigen sebagai sarana izin mulai bekerja. “Setiap pekerja maupun staf yang masuk ke dalam proyek, diukur suhunya, jika ada diatas 36,9 derajat tidak diizinkan untuk masuk ke dalam proyek. Selain juga wajib mencuci tangan dan menggunakan APD standar proyek,” tegasnya.

Disinggung mengenai polemik yang sedang terjadi antara Desa Adat Gianyar dengan Pemkab Gianyar mengenai lahan yang dijadikan Pasar Gianyar, Arsana mengaku pekerjaan di proyek tidak berhubungan dengan polemik tersebut. Pengerjaan dari PT Tunas Jaya Sanur sebagai pemenang tender sesuai dengan kontrak yang berlaku. “Kami tetap bekerja sesuai kontrak dengan Pemkab Gianyar, diluar itu kami tidak tahu menahu,” pungkasnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.