Kunjungi Desa Carangsari, Sandiaga Uno Disambut Tari Barong

Kunjungi Desa Carangasari, Sandiaga Uno Disambut Tari Barong
80 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno berkunjung ke Desa Wisata Carangsari, Petang, Badung, Sabtu (25/9/2021).

Desa Carangsari ini, merupakan desa tempat kelahiran Pahlawan Nasional asal Bali yaitu, I Gusti Ngurah Rai.

Kehadiran Sandiaga beserta rombongan disambut dengan tarian Barong yang dipersembahkan oleh remaja berusia 15 tahun.

Menurutnya, hal ini menunjukkan kalau Bali adalah tempat yang pluralism, di mana semua budaya ada di Pulau Dewata ini. “Bali tempatnya semua akulturasi budaya,” katanya.

Sandiaga juga mengungkapkan kekagumannya. Kata dia ternyata anak-anak juga bisa diajak untuk meletarikan budaya, sehingga budaya jenis ini tidak akan punah dan terus lestari.

Dalam kunjungannya itu, Menparekraf juga disambut dengan tari topeng Tugek Carangsari yang diciptakan dan dipopulerkan oleh maestro I Gusti Ngurah Widya berusia 75 tahun.

Di desa ini Sandiaga menemukan adanya wayang kulit Paruwe, wayang Ramoyane, Barongsai, tarian Hanoman, Barongket, gamelan khas Bali, Barong Landung, yaitu kisah cinta Raja Bali Sri Jaya Pangus dengan Ratu Gede keturunan Tionghoa Cina.

Ada juga peninggalan sejarah Puri Agung Carangsari yang merupakan kediaman I Gusti Ngurah Rai dan Para Agung Kesatria, monumen I Gusti Ngurah Rai, cagar budaya Pura Puseh Kangin, kampung nyama tokoh penduduk keturunan Tionghoa Cina, Gereja, Semang Tuo atau petilasan keturunan Tionghoa.

“Jadi desa ini kaya akan budaya, semua budaya ada di desa ini,” tandasnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.