Kukuhkan PPMKI di Jembrana, Bupati Tamba Promosikan Daerah

Bupati Tamba saat mengukuhkan PPMKI Bali di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana, Minggu (20/6/2021).
212 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Gumi Makepung Jembrana terpilih sebagai tuan rumah dalam kegiatan pengukuhan pengurus Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) yang dihadiri ratusan penggiat mobil kuno dari seluruh Bali hingga se-Indonesia. Kesempatan itu pun tidak disia-siakan Bupati Jembrana, I Nengah Tamba. Secara langsung dia mempromosikan wisata dan budaya Jembrana termasuk UMKM khas Jembrana yang dipusatkan di Wantilan Pura Jagatnatha, Jembrana, Minggu (20/6/2021).

Bupati Tamba mengatakan, kegiatan pengukuhan PPMKI Bali yang dipusat di Kabupaten Jembrana itu merupakan suatu hal yang tidak lepas dari pertemanannya bersama Ketua PPMKI Pusat. “Jembrana dipilih sebagai tempat pengukuhan PPMKI, ini atas persahabatan dan pertemanan yang baik, jadinya Jembrana yang dipilih,” aku bupati kelahiran Desa Kaliakah itu.

Tamba mengatakan, ada 8 titik yang dikunjungi rombongan PPMKI di Jembrana, sehingga tidak semua berkumpul di Wantilan Pura Jagatnatha Jembrana. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi melubernya pengunjung. Oleh karena itu, sisanya mengunjungi beberapa tempat wisata yang ada di Jembrana.

“Dikarenakan yang hadir hari ini lebih dari 400 mobil dan kami tidak bisa mengumpulkan di sini, kami harus menjaga prokes kesehatan. Yang mengikuti pelantikan hari ini hanya tokoh dan pengurus PPMKI yang akan dilantik,” jelasnya.

Kehadiran rombongan PPMKI ke Jembrana tidak disia-siakannya. Dalam kesempatan itu, Tamba juga memperkenalkan seluruh karya hasil kreativitas UMKM yang ada di Jembrana kepada para peserta mobil antik. “Jika kemarin kita sudah mencoba makanan tradisional bernama bedetan kocing yang ada di Desa Perancak, ternyata hari ini sudah 1.200 lebih yang order dari seluruh Indonesia, bahkan ada dari Negara Hongkong yang minta,” ujarnya.

Dalam acara ini, dia juga menyediakan kreativitas anak muda Jembrana yang tidak ada di tempat lain bernama arak pala. Dikatakannya, buah pala yang di Bali disebut buah jebugarum ini hanya ada di Jembrana. Ini menjadi khas daerah ini seperti halnya seni Jegog dan. “Ke depan untuk memperkenalkan produk kreatif UMKM dengan cara seperti ini. Setiap ada kunjungan acara kita akan perkenalkan produk UMKM kita ini, untuk market place-nya juga kita sudah mulai dan inkubatornya ada di PLUT biar satu pintu,” imbuh Nengah Tamba.

Wakil Bupati Jembrana, I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) menambahkan, dengan adanya pengukuhan pengurus PPMKI ini diharapkan pemerintah juga perlu melestarikan mobil antik. “Selain untuk melestarikan mobil kuno yang mempunyai sejarah masa lampau agar bisa bersinergi dengan pengusaha bengkel terutama UMKM yang di Jembrana sehingga prekonomian bisa berjalan,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.