KPPI Bali Turun Bantu Korban Gempa Bangli-Karangasem

Ketua KPPI Bali, Wayan Sari Galung tampak menyerahkan bantuan kepada korban gempabumi.
281 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) dan Kaukus Perempuan Parlemen (KPP) Bali bersinergi turun membantu korban gempabumi magnitudo 4.8 yang mengguncang Bali, khususnya dampak terparah di Bangli dan Karangasem pada Sabtu (16/10) pagi pukul 04.18 WITA.

Karena gempabumi ini tidak hanya menimbulkan kerusakan bangunan saja. Bencana itu juga menimbulkan korban jiwa, 3 orang meninggal dunia serta 7 lainnya mengalami luka berat.

Bahkan, gempabumi yang berpusat di 8.32 LS dan 115.45 BT pada kedalaman 10 kilometer tersebut, juga memicu terjadinya longsoran (landslide) dan reruntuhan batu (rockfall) di wilayah Bangli.

Ketua KPPI Bali, Wayan Sari Galung mengatakan, sinergi dengan KPP Bali ini untuk membantu meringankan beban korban gempa dengan turun ke beberapa titik lokasi bencana di Karangasem dan Bangli pada Selasa (19/10).

“Kami turun ke masyarakat di Rendang, Karangasem, dan menyerahkan bantuan ke Pos Kedisan Bangli. Karena di sini kondisi terparah,” ujar Srikandi PDI Perjuangan ini.

KPPI dan KPP Bali tampak berfoto bersama saat aksi sosial membantu warga terdampak gempa

Bantuan ini, kata Sari Galung, sebagai wujud rasa kepedulian teman-teman KPPI Bali. Para anggota, lanjut dia, ikut bergotong royong menyumbang baik berupa dana hingga baju layak pakai.

“Donasi yang dikumpulkan ini secara spontanitas. Karena kami sangat peduli terhadap korban gempa. Apalagi di tengah pandemi Covid-19 ini,” ungkapanya.

Pihaknya berharap, bantuan KPPI Bali ini bisa bermanfaat untuk sedikit meringankan beban korban gempa.

“Kami yang turun langsung ke Rendang, melihat rumah yang rusak terkena gempa itu kebanyakan dari program bedah rumah. Mereka kebanyakan dari masyarakat kurang mampu,” tuturnya.

Sari Galung yang juga anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bali menambahkan, ke depan jika ada program bedah rumah, sebaiknya menjaga dari segi kualitas. Khususnya dalam pengerjaan dilakukan secara baik, sehingga lebih kuat dan tahan terhadap gempa.

Tokoh masyarakat asal Sesetan ini mengajak, mengambil hikmah dari musibah gempa ini. Salah satunya tolong menolong dengan sesama. “Yang lebih penting mari kita menjaga alam sekitar agar alam pun menjaga kita,” tandas Sari Galung. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.