Koster Orang Pertama yang Divaksin

Gubernur Koster didampingi Kadis Kesehatan Suarjaya dan Kadishub Gde Samsi saat menyampaikan kinerja penanganan Covid-19, di Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (5/1/2021).
195 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Gubernur Bali, Wayan Koster, menjadi orang pertama yang akan di-vaksin Covid-19. “Ya (di-vaksin pertama-red). Sesuai arahan hasil rapat dengan Mendagri, kelompok satu gubernur, pangdam, kapolda, sekda. Rencananya minggu depan, tapi menunggu keputusan tanggal berapa tepatnya,” tegas Koster saat jumpa pers terkait kinerja penanganan Covid-19, di Jayasabha Rumah Jabatan Gubernur Bali di Denpasar, Selasa (5/1/2021).

Menurutnya, vaksin ini akan diperioritaskan untuk tenaga kesehatan, dan pelaksanaannya menunggu arahan dari pemerintah pusat. “Dengan adanya vaksin ini, kita berharap Bali semakin baik. Terus terang dalam setiap rapat penanganan Covid-19, pemulihan pariwisata dan perekonomian Bali yang dipimpin bapak Menko Maritim dan Investasi, Luhur Binsar Panjaitan selalu saya sampaikan karena Bali destinasi wisata dunia, maka saya memohon pemberian vaksin ini agar diprioritaskan juga untuk Provinsi Bali,” tuturnya.

Lanjut dia, Bali yang menjadi salah satu provinsi yang diprioritaskan untuk penanganan Covid-19, maka apapun permintannya selalu diberikan dengan cepat oleh pemerintah pusat. Seperti permintaan untuk Alat Pengaman Diri (APD), PCR, ventilator, juga rapid antigen diberikan dengan cepat, sehingga melalui darat khususnya untuk awak angkutan logistik bisa gratis rapid tes antigen. “Saya memohon kepada bapak Menko Maritim agar Bali diberikan alokasi khusus, sehingga kemarin di Ketapang dan Gilimanuk. ” tandasnya.

Ditambahkannya, disetiap kesempatan permintaan untuk vaksin ini selalu ia bicarakan dengan Menko Maritim dan juga Menteri Kesehatan agar Bali juga mendapat prioritas. “Astungkara, Bali mendapat vaksin di tahap I sebanyak 31 ribu. Tahap II dan seterusnya saya akan minta lagi, sehingga cepat pulih dari Covid-19 dan pulih pariwisatanya, maka harus mendapatkan prioritas Itu yang saya sampaikan setiap ada rapat secara gamblang, terbuka, berani dan tegas,” ungkapnya.

Sementara terkait pencapaian kinerja penanganan Covid-19 di Provinsi Bali, Koster mengatakan bahwa Bali mencapai peringkat tertinggi dalam penerapan protokol kesehatan sesuai rapat dengan data yang disampaikan Kepala BNPB/Ketua Satgas Nasional Penanggulangan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo. “Kepatuhan memakai masker dengan persentase mencapai 96,47% tertinggi di Indonesia, kepatuhan menjaga jarak dan menghindari kerumunan dengan persentase mencapai 91,95% tertinggi di Indonesia,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Koster, untuk pencapaian hasil dari penerapan protokol kesehatan, Bali menjadi provinsi dengan penambahan kasus baru terkendali, rata-rata 98 orang per hari dari data tanggal 4 Januari 2021, tingkat kesembuhan mencapai 90,96% tertinggi di Indonesia, dan tingkat kematian terkendali dan cenderung menurun, rata-rata kurang dari 5 orang per hari, secara kumulatif mencapai 2,95% dari data tanggal 4 Januari 2021. Di mana penambahan kasus baru tertinggi di terjadi di Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar,  dan Kabupaten Tabanan.

“Pencapaian kinerja yang baik ini adalah berkat kerja keras dan kebersamaan dari para pihak Pemerintah Provinsi Bali, Polda Bali, Kodam IX/Udayana, Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Pemerintah Kabupaten/Kota Se-Bali masing-masing beserta jajaran, dan Desa Adat, Desa/Kelurahan, serta kelompok masyarakat. Pencapaian kinerja yang baik ini juga menunjukkan tingkat kepatuhan masyarakat dengan tertib, disiplin, dan penuh tanggung jawab dalam menerapkan protokol kesehatan sesuai arahan dan kebijakan Pemerintah Pusat serta Pemerintah Daerah,” pungkasnya. 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.