Koster Lepas Turing Penerapan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru

WAGUB Cok Ace dengan mobil VW Kodok kesayangannya. Foto: alt
116 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Gubernur Bali, Wayan Koster, melepas turing penerapan tatanan kehidupan Bali Era Baru, di Kantor Gubernur Bali, Renon, Denpasar, Kamis (9/7) pagi. Mulai Kamis ini, Bali melaksanakan protokol tatanan kehidupan era baru, dan pariwisata khusus untuk lokal resmi dibuka.

‘’Hari ini, kita mulai tahapan pertama Bali Era Baru, dan sudah diputuskan secara bersama-sama dengan Pangdam, Kapolda, Kejaksaan Tinggi, serta Bupati/Walikota se-Bali,’’ kata Koster seusai melepas turing.

Menurutnya, putusan itu yakni menerapkan era baru ini secara bertahap. Tahap pertama pada Kamis ini, pariwisata dibuka untuk tingkat lokal, dilanjutkan pada 31 Juli 2020 untuk nusantara, dan dilanjutkan tahap ketiga pada 11 September 2020 untuk wisatawan mancanegara.

Kendatipun demikian, lanjut dia, rencana itu adalah hanya ancang-ancang yang telah disepakati bersama-sama. Dan dalam perjalanannya akan dilakukan evaluasi.  ‘’Kita sudah sepakati untuk memulai (pariwisata-red) secara bersama-sama, dan sudah ada komitmen untuk bertanggungjawab memimpin tatanan kehidupan era baru di wilayahnya masing-masing,’’ ujarnya.

Pihaknya berharap, semua elemen mengikuti dengan disiplin dan penuh tanggungjawab sesuai dengan Surat Edaran Nomor 3355 Tahun 2020 tentang Protokol Tatanan Kehidupan Era Baru. “Jadi pariwisata bukan bebas. Tetapi melaksanakan dengan protokol kesehatan tatanan kehidupan era baru,’’ imbuhnya.

Ditambahkannya, dalam tahap pertama ini tidak ada pembatasan jam malam. Akan tetapi aktivitas ada yang dibatasi. Seperti club malam, karaoke, diskotik, spa, hiburan dan yang lainnya, dilarang. ‘’Yang diperbolehkan adalah kegiatan yang tidak menimbulkan kerumunan dalam satu tempat tertentu, sehingga mudah dikendalikan,’’ tandasnya.

Dalam turing itu, tampak Wagub Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana, memimpin tur mobil klasik yang diinisiasi Bank Indonesia (BI) Perwakilan Bali dan Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali.

Safari mobil kuno itu sekaligus untuk menyosialisasikan penerapan protokol kesehatan di era normal baru di Bali. Dengan titik awal dari halaman kantor Gubernur Bali, tur yang diikuti kurang lebih 125 mobil klasik itu, menempuh rute Denpasar-Karangasem-Buleleng-Danau Beratan, Tabanan dan kembali ke titik awal di Kantor Gubernur Bali, Denpasar.

Dalam tur itu, Wagub mengendarai VW Kodok warna hitam kesayangannya dengan nomor polisi DK 1303 ACE. Kendaraan mewah masa lalu itu melakukan safari dengan dikawal petugas kepolisian dari Polda Bali.

Kegiatan itu juga disertai dengan aksi sosial dengan pembagian sembako dan kelengkapan APD dasar seperti, masker maupun penyanitasi tangan (hand sanitizer) kepada pelaku UMKM di Buleleng.  Saat berada di Kota Singa Ambara Raja itu, rombongan tur disambut oleh Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.