Korsleting, Gudang Toko Elektronik Ludes Terbakar, Kerugian Rp300 Juta

RUKO di Jalan Dr. Ir. Soekarno No. 2 Kediri, Tabanan, hangus terbakar, Jumat (1/5/2020). Kebakaran diduga karena korsleting listrik. Foto: gap
395 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Satu unit rumah toko (ruko) Bali Nirvana hangus terbakar, Jumat (1/5/2020). Kebakaran toko di Jalan Dr. Ir. Soekarno No. 2  Kediri itu sempat jadi pusat perhatian warga yang kebetulan melintas di sekitar tempat itu.

Salah seorang karyawan toko, Dody (22), menyebut kebakaran diketahui sekitar pukul 11.15. “Awalnya ada orang dari luar toko yang bilang ke kami bahwa ada asap tebal di lantai II. Kami di lantai I sebelumnya tidak tahu kalau di lantai atas ada kebakaran, sehingga kami bergegas menyelamatkan barang-barang yang ada,” ungkapnya.

Toko yang menjual alat-alat komputer, HP, printer, dan sejenisnya itu milik Nyoman Nuri Adiyasa (40). Pria yang beralamat di Perum Lumbung Lestari, Tangeb, Mengwi, Badung, mengaku baru tahu tokonya itu terbakar setelah membuka medsos. Nuri sempat menelepon saksi Putu Putra Yadnya (43), dan menanyakan tentang peristiwa yang terjadi.

Setelah tahu kebakaran itu benar terjadi rukonya, dia kemudian bergegas mendatangi lokasi. Tiba di lokasi kejadian, Nuri melihat api dan kepulan asap hitam tebal masih keluar dari lantai II. Dia memastikan sumber api berasal dari lantai II, ruangan yang juga dijadikan gudang. “Hanya ada tiga stop kontak. Mungkin kebakaran terjadi karena korsleting listrik,” ujarnya menduga-duga.

Menurutnya, sebagian yang terbakar adalah barang-barang yang diansuransikan. Antara lain berupa barang-barang elektronik seperti laptop, komputer, printer, asesoris, dan ponsel. “Sementara dari hasil olah TKP dan keterangan saksi-saksi, peristiwa kebakaran tersebut tidak ada korban jiwa. Penyebab kebakaran diduga karena korsleting listrik, dan diperkirakan menimbulkan kerugian material sekitar Rp300 juta,” ujar Kapolsek Kediri, Kompol Gusti Nyoman Wintara. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.