Komunitas Bandara I Gusti Ngurah Rai Gelar Disinfeksi di Lingkungan Bandara

ist/kegiatan penyemprotan disinfektan di kawasan Bandara Ngurah Rai
240 Melihat
MANGUPURA, POSBALI.co.id – Guna mencegah penyebaran Virus Corona (COVID-19), PT Angkasa Pura I (Persero) bersama sejumlah instansi yang tergabung dalam Komunitas Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, melakukan disinfeksi di area lingkungan bandar udara pada Jumat (03/04) pagi. Kegiatan tersebut meliputi penyemprotan cairan disinfektan dengan menggunakan beberapa kendaraan khusus yang telah disediakan oleh berbagai instansi.

General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado menjelaskan,  kegiatan tersebut merupakan bentuk dari keseriusan dari seluruh instansi anggota komunitas bandar udara serta dari para stakeholder terkait, akan upaya preventif pencegahan penyebaran COVID-19.  Selain itu kegiatan ini juga ditujukan untuk memperkuat sinergi dan koordinasi dengan sejumlah instansi terkait yang hadir dalam kegiatan tersebut. “Penyemprotan cairan disinfektan ini merupakan salah satu upaya preventif untuk menjaga agar kondisi lingkungan menjadi lebih sehat. Namun demikian, itu kembali lagi kepada kita semua, untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menjaga kesehatan diri agar resiko penyebaran virus ini dapat ditekan,” terannya.

Dipapaarkannya, kegiatan disinfeksi lingkungan bandara Ngurah Rai mulai dilaksanakan pada pukul 08.00 pagi, yang dimulai dari Base Ops TNI AU I Gusti Ngurah Rai. Penyemprotan kemudian dilanjutkan dengan menyusuri jalan protokol menuju area Bandara, dengan menggunakan berbagai jenis kendaraan penyemprot khusus, di antaranya mobil Runway Sweeper, kendaraan dari unit dekontaminasi Zeni AD, mobil truk berkapasitas 400 liter, dan 2 motor Tosa berkapasitas 100 liter.

Ditambahkannya, saat ini Bandara Ngurah Rai terus berupaya secara optimal untuk memerangi penyebaran Virus Corona di area bandar udara. Langkah – langkah tersebut di antaranya adalah dengan penyemprotan disinfektan di fasilitas publik di terminal penumpang, penggunaan thermal scanner untuk mengecek suhu tubuh penumpang, penyediaan hand sanitizer di berbagai titik di terminal yang mudah dijangkau oleh pengguna jasa, penggunaan alat pelindung diri (APD) untuk seluruh petugas bandar udara, dan penerapan kebijakan social distancing maupun physical distancing. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.