Kisah Me Belanja di Pasar Buah di Denpasar: Menjauhi Pedagang yang Tak Pakai Masker

Pemkot Denpasar saat melakukan evaluasi penerapan Prokes di sebuah pasar di Denpasar
144 Melihat

DENPASAR,  POS BALI-  pentingnya penggunaan masker untuk mencegah penularan Covid-19 belum menjadi kssadaran semua masyarakat. Masih saja ada yang ogah memakai masker.  Mirisnya, ada di antara mereka ini hampir tiap hari berinteraksi dengan banyak orang.

Seperti di sebuah pasar buah di tengah Kota Denpasar. Masih saja ada pedagange yang tidak memakai masker. Padahal mereka melayani pembeli setiap hari.

Pedagang ini rupanya tidak menyadari bahwa mereka bisa dijauhi oleh pembeli yang disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes). Para pembeli ini tidak mau mendatangi lapak pedagang yang tidak memakai masker.

Me, Ibu rumah tangga di Denpasar mengatakan dirinya menghindari lapak. Pedagang yang tidak pakai masker.

“Saya beberapa kali ke pasar beli buah.  Kalau pedagangnya tidak pakai masker,  saya tinggalkan. Saya cari penjual yang pakai masker,” ujar Me.

“Ada yang sama sekali tidak pakai masker. Ada juga pakai maskernya di dagu,” tambah dia.

Ia menjauhi pedagang tak bermasker untuk menghindari penularan Covid-19.

“Kita pasti berinteraksi pedagang,  kan.  Nanya-nanya harga dan Lainny.  Sangat beresiko tertular Covid-19,” katanya.

Ia berharap prokes bisa diterapkan dengan disiplin di pasar.  “Baik pedagang maupun pembeli harus pakai masker,”  ujarnya.

Menurut dia,  pembeli harus tegas dengan menjauhi lapak pedagang yang tidak pakai masker.

Ia juga berharap pedagang menolak pembeli yang tidak pakai masker, walaupun itu tidak mudah dilakukan.

“Ada juga pedagang yang disiplin pakai masker tapi pembelinya yang tidak pakai masker.  Dilema juga bagi pedagang, kalau tidak dilayani barangnya tidak terjual.  Kalau dilayani ya beresiko tertular Covid-19,” katanya.

Ia berharap Tim Yustisi Kota Denpasar terus rutin melakukan penertiban prokes di pasar-pasar,  dan tempat umum lainnya.

“Penertiban prokes di pasar perlu rutin dilakukan.  Tidak semua pedagang maupun pembeli yang disiplin prokes,” pungkasnya.  010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.