Ketut Mardjana Dijagokan Jadi Calon Bupati Bangli

2,107 Melihat

DENPASAR, pos bali co.id – Tahun depan, terjadi pergantian kepemimpinan di Bangli, bersama 5 kabupaten/kota lainnya di Bali melalui Pilkada serentak. Nama-nama figur sebagai bakal calon Bupati Bangli sudah mulai diperbincangkan. Salah satu yang dijagokan adalah mantan Dirut PT Pos Dr Ketut Mardjana.

Menurut mantan Dirut BTDC Nusa Dua, Ida Bagus Wirajaya, sosok Ketut Mardjana sangat cocok memimpin Bangli untuk periode 2020 – 2025 karena memiliki kapasitas dan kapabilitas yang memadai. Ketut Mardjana memiliki track record yang mumpuni, baik saat berkiprah di perusahaan swasta maupun ketika diminta untuk membenah BUMN, yakni PT Pos.

“Semua tahu, kiprah Pak Mardjana waktu menata PT Pos menjadi salah satu BUMN yang maju dan sehat. Padahal sebelumnya perusahaan plat merah itu sempat terseok-seok. Pengalaman manajerial dan teknikal Pak Mardjana sangat menentukan dalam membesarkan perusahaan BUMN tersebut,” ujar Wirajaya di Denpasar, Rabu (17/7/2019).

Wirajaya mengaku tahu betul sosok Marjana, yang dikenalnya sejak SMA, di mana dia menjadi adik kelas dari Mardjana di SMAN 1 Denpasar. “Saya tahu baik beliau, karena menjadi kakak kelas sekaligus teman dari almarhum kakak saya. Jadi kita tahulah sosok dan kiprahnya sejak muda. Orangnya pintar, cekatan serta gigih,” kenang Wirajaya.

Namun, bukan karena kedekatan pribadi itu dia menjagokan Mardjana. Dukungannya semata-mata diberikan untuk kepentingan masyarakat Bangli supaya lebih maju dan sejahtera. “Saya tidak bicara calon lain, tetapi saya yakin dengan pengalaman dan reputasinya, Pak Mardjana bisa membawa Bangli lebih maju dan sejahtera,” tandasnya.

Dr. Ketut Mardjana

Karena lama berkiprah di luar daerah, lanjutnya, Mardjana dinilai lebih objektif melihat Bali, khususnya Bangli karena berjarak. Dia akhirnya bisa melihat apa-apa yang kurang di Bangli dan tentu tahu bagaimana memberi solusi. “Pengetahuan, pengalaman dan networking beliau sangat luas, pasti bisa membenah Bangli, khususnya sektor pariwisata yang menjadi leading sector,” kata Wirajaya.

Mengapa pariwisata? Pariwisata, diakui atau tidak merupakan pintu masuk bagi kemajuan daerah-derah di Bali. Kalau pariwisata bisa dibenah, makin banyak turis berkunjung, bukan hanya memberi keuntungan bagi para pelaku pariwisata, tetapi juga berdampak secara multriplier effect bagi masyarakat.

“Kita tahu, speed Jokowi dan Gubernur Koster sejauh ini luar biasa. Mereka biasa bekerja cepat, dan terukur. Untuk itu, para pemimpin daerah di level kabupaten/kota harus mampu mengimbangi speed mereka. Saya tidak paham kalkulasi elektoral secara politik, tetapi saya bisa memastikan Ketut Mardjanalah yang tepat memimpin Bangli. Dia bisa segenderang dan sepenarian dengan Jokowi dan Pak Koster untuk memajukan masyarakat,” tegas IB Wirajaya. 002

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.