Kelurahan Subagan Jadi Fokus Penerapan PPKM di Karangasem

Ketut Sedana Merta
304 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Skala Mikro di desa dan desa adat di Karangasem gencar disosialisasikan. Seperti di Kelurahan Subagan, di hari kedua penerapan PPKM, tim gabungan bersama Satgas Gotong Royong Desa Adat, Rabu (10/2/2021) melaksanakan yustisi sidak masker di depan kantor Kelurahan Subagan. Selain menindak warga yang tidak bermasker, tim juga membagikan masker.

Menurut Ketua Satgas Kecamatan Karangasem, Cok Alit Surya Prabawa, ada lima banjar yang masih mencatat kasus aktif Covid-19, yakni Jasri Kelod, Lingkungan Galiran, Lingkungan Desa, Jasri Kaler, dan Galiran Kaler. “Operasi Yustisi akan kami laksanakan menyasar seluruh wilayah Kelurahan Subagan, khususnya yang memiliki potensi penyebaran Covid-19 yang tinggi,” ungkapnya.

Lurah Subagan, Ida Ketut Mangku Putra, menambahkan, dalam penerapan PPKM Mikro tim Satgas menitikberatkan pada dua kegiatan. Pertama, pagi hari melakukan sidak yustisi; kedua, setiap pukul 20.00 melakukan penertiban jam malam dengan melakukan imbauan keliling kelurahan.

Di kesempatan terpisah, Sekda Karangasem, I Ketut Sedana Merta, berujar penerapan PPKM tetap dilaksanakan di Karangasem walaupun status daerahnya masih berada di zona oranye. Kata dia, sesuai arahan Gubernur, Kabupaten Buleleng, Karangasem dan Klungkung didorong untuk ikut memberlakukan PPKM, khususnya di kota. “Sesuai data kesehatan, Kelurahan Subagan menjadi prioritas meskipun dari kewilayahan lingkungan atau banjar masih kategori rendah terpapar,” urainya. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.