Kejar Predikat Utama KLA, Gianyar Diverifikasi Kementerian PPPA

Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021 yang dilaksanakan secara daring dipusatkan di ruangan Command Center kantor Bupati Gianyar.
203 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Kabupaten Gianyar menjalani Verifikasi Lapangan Hybrid (VLH) Evaluasi Kabupaten Layak Anak (KLA) Tahun 2021, yang dilaksanakan secara daring dipusatkan di ruangan Command Center kantor Bupati Gianyar, Kamis (17/6). Verifikasi dihadiri Wakil Bupati Gianyar, AA Gde Mayun; Ketua DPRD Gianyar, I Wayan Tagel Winarta; Ketua Tim Penggerak PKK, Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra; dan Sekda Made Gede Wisnu Wijaya.

Tim verifikator dari Kementerian PPPA memverifikasi bagaimana Pemkab Gianyar memenuhi hak dan memberikan perlindungan kepada anak. Selain itu seperti apa produk hukum terkait hal tersebut.

Wabup Agung Mayun mengatakan, komitmen Pemkab Gianyar untuk pemenuhan hak dan perlindungan anak di wilayahnya sudah tertuang dalam visi dan misi yaitu “Terwujudnya masyarakat Gianyar yang bahagia, sejahtera, aman, dan damai, mandiri, berintegritas, berlandaskan Tri Hita Karana, melalui Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana”.

Lebih spesifik lagi di misi keempat yaitu mengembangkan SDM yang berintegritas dan berdaya saing tinggi, sebagaimana tertuang dalam dokumen RPJM Semesta Berencana Kabupaten Gianyar. caranya dengan menyiapkan berbagai regulasi dan aturan berbasis adat, kebijakan dan anggaran agar anak-anak bisa nyaman dan aman untuk tumbuh dan berkembang.

Mayun menambahkan, Kabupaten Gianyar akan selalu memprioritaskan kepentingan anak melalui kesejahteraan keluarga. Sebab, jika keluarga sejahtera, maka anak akan terlindungi. Berbagai upaya juga dilakukan dalam mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan anak itu. Mulai dari pembangunan dan melengkapi sarana prasarana kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas, dan sarana umum. Juga jaminan kesehatan Kabupaten Gianyar (Jamkesda Aman) untuk masyarakat Gianyar secara gratis.

Ida Ayu Surya Adnyani Mahayastra menambahkan, TP PKK Kabupaten Gianyar berkomitmen memenuhi perlindungan perempuan dan anak. Antara lain dengan 10 program pokok PKK yang terdapat beberapa program unggulan yakni pola asuh anak dan remaja di era digital (Paredi), gerakan keluarga Indonesia dalam meningkatkan kualitas pengelolaan ekonomi (Pelangi), Aku Hatinya PKK, dan Keluarga PKK Keluarga Kencana. Kata dia, 10 program pokok PKK terkait perlindungan anak sudah diterapkan di Gianyar, misalnya safari ke kelompok posyandu dengan memberikan bantuan paket sembako berupa pemberian makan tambahan kepada ibu hamil dan balita.

“Sekaligus membina kader-kader posyandu membuat pemberian makan tambahan, serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga. TP PKK juga memiliki program pola asuh anak di dalam Hatinya PKK, sembari memberi sosialisasi kepada ibu-ibu rumah tangga untuk memanfaatkan pekarangan rumahnya, sehingga ketahanan pangan bisa tetap terjaga, asupan gizi anggota keluarga bisa tercukupi,” urainya.

Menurut Wayan Tagel Winarta, DPRD Gianyar mendukung penuh pelaksanaan KLA, karena anak merupakan penerus bangsa dengan mengeluarkan Perda No. 6 Tahun 2017 tentang Perlindungan Anak Menuju Kabupaten Layak Anak. Selain Perda, sambungnya, DPRD Gianyar selalu menyetujui setiap anggaran yang diajukan. “Terpenting anggaran dapat digunakan sebaik-baiknya serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.