Kecewa Kinerja OPD, Gubernur Koster Perintahkan Kerja Jangan Sontoloyo!

Gubernur Koster saat melantik pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemprov Bali
400 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Gubernur Bali Wayan Koster mengaku kecewa dengan kinerja OPD di lingkungan Pemprov Bali. Menurutnya Banyak yang mubasir. Bahkan sempat bakal menonjobkan salah satu kepala OPD. Namun karena alasan kemanusian dan aturan, maka keputusan itu urung dia lakukan. Untuk itu pihaknya bakal melakukan perombakan agar lebih efisien dan hasilnya berguna bagi masyarakat.

“Kita punya tanggungjawab sebagai abdi masyarakat,” tegas Gubernur Koster dengan nada tinggi dalam arahannya seusai melantik dan mengambil sumpah jabatan pejabat pimpinan tinggi pratama dan administrator di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, di Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Senin (3/5).

Gubernur asal Sambiran ini juga mengingatkan bagi yang dipercayai dalam mengemban jabatan agar betul-betul bekerja dengan baik, tulus, lurus dan fokus. “Bukan hanya sekadar saja, akan tetapi lanscarya ngayah sekala niskala. Bekerja harus cepat tanggap jangan sontoloyo. Terus terang saya belum puas dengan kinerja para OPD. Bahkan acuh tak acuh. Saya tidak minta jatah. Tapi yang saya minta kerja dengan baik, tertib dan penuh tanggungjawab,” ujarnya.

Gubernur juga mengatakan, dirinya yang telah menjabat selama dua setengah tahun lebih, mengetahui seluk beluk, dan termasuk kinerja orang-orang di dalamnya. Mulai dari Sekda, Kepala Badan, Kepala Dinas serta pejabat lainnya. Bahkan, sudah tahu apa yang dikerjakan. “Saya sudah tahu karena punya mata dan telinga untuk mengawasi kinerja OPD. Benar apa tidak dan bermanfaat apa tidak bagi masyarakat,” bebernya.

Pihaknya juga mengingatkan, sebagai ASN yang mengabdi di lingkungan Pemprov Bali sudah tahu tugas dan kewajibannya. Yaitu mendukung dan menyukseskan visi Nangun Sath Kerthi Loka Bali menuju Bali Era Baru. Dengan demikian, maka yang dikerjakan harus linier dengan visi gubernur.

“Tahu apa yang dikerjakan, dicapai, dilakukan untuk masyarakat. Bukan sekadar bekerja. Datang duduk jam 8, kemudian pulang tanpa mengerjakan apa apa,” ungkapnya.

Bahkan, pihaknya juga telah membuatkan matriks kerja bagi para OPD sebagai pedoman. Namun sayang, hingga kini belum juga dikerjakan dengan baik. “Ngapain saja ngantor tiap hari. Mubazir tunjungan kinerja,” imbuhnya.

Dalam arahannya, Gubernur Koster juga memuji kinerja Kepala Bependa Made Santha. Menurut dia, Santha berhasil mencapai target dan itu perlu dicontoh. Selain Made Santha, Koster juga memuji kinerja Kepala BPSDM Gede Darmawa. Karena, tidak disuruh sudah bekerja dengan baik. “Saya harap tiru kinerja mereka,” harapnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.