Kasus Positif di Bali Mulai Landai, Prokes Jangan Kasih Kendor

Rektor UPMI, Dr Made Suarta
Rektor UPMI, Dr Made Suarta
141 Melihat

MANGUPURA, POS BALI – Kasus  positif Covid-19 di Bali dua pekan terakhir mulai landai, seiring PPKM juga turun dari level 4 ke level 3.

Untuk itu, disiplin protokol kesehatan (prokes)  seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan jangan kasih kendor. Karena itu menjadi kunci kasus positif terus landai dan kita bisa hidup berdampingan dengan pandemi

Ajakan disiplin prokes itu disampaikan Rektor Universitas Mahadewa Indonesia (UPMI), Dr. I Made Suarta Selasa  (28 /9) di sela sela wisuda mahasiswa. “Mudah-mudahan berlanjut terus melandai dan bisa turun ke level 2, sehingga pariwisata bisa dibuka dan kami di perguruan tinggi akan tersenyum. Karena jika hotel dan objek wisata dibuka tentunya akan berdampak pada kami di sektor pendidikan,” katanya.

Pantauan di lokasi prosesi wisuda di BNDCC berlangsung dengan protokol kesehatan prokes yang sangat ketat. Calon wisuda yang akan memasuki Convention Hall Nusa Dua wajib memakai masker, menjaga jarak, mengukur suhu tubuh, hingga menscan PeduliLindungi. Selain itu, mereka juga wajib negatif Covid-19 berbasis swab antigen. Bahkan, ceremonial wisuda dibagi menjadi dua sesi. Masing-masing sesi berlangsung hanya dua jam saja.

Untuk diketahui, Bali sebagai destinasi wisata dunia sangat terpuruk dengan mewabahnya virus corona ini. Tak ada wisatawan yang datang karena ditutupnya penerbangan internasional ke Bali.

Akibatnya, pariwisata ‘mati suri’, dan telah berlangsung hampir dua tahun. Tepatnya sejak  Maret 2020. Mereka yang berkecimpung di dunia pariwisata terpaksa banting setir beralih profesi sembari berharap dan menunggu pandemi Covid-19 ini segera berakhir

Protokol kesehatan (prokes) dinilai penting dalam upaya menekan penyebaran Covid-19. “Jangan mengabaikan prokes karena Covid-19 masih ada dan dapat menyebar kepada siapa saja, termasuk terhadap orang yang sudah divaksin,”katanya.

Selain itu perlu pendekatan dengan budaya lokal untuk membangkitkan kembali kesadaran masyarakat agar disiplin memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan atau 3M, di masa pandemi yang belum juga berakhir. “Kita harus terus turun untuk mengingatkan masyarakat akan arti penting protokol kesehatan. Seiring dengan percepatan kegiatan vaksinasi, jangan lengah dan kendor. Kita harus tetap disiplin protokol kesehatan, walaupun sudah divaksin,”  ingatnya lagi.poll

 

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.