Kasus Korupsi Pengadaan Masker di Karangasem, Terungkap Penyaluran Tidak Sampai ke Banjar-Banjar

Ilustrasi masker.
182 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Kasus dugaan korupsi proyek pengadaan masker jenis scuba sebanyak 512.799 potong terus didalami penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Karangasem. Dari 50 saksi yang diperiksa dalam proses pengadaan proyek senilai Rp2,9 miliar ini, satu di antaranya adalah Kepala Dinas Sosial Karangasem, I Gede Basma, selaku dinas pengampu pengadaan proyek masker.

Kasi Intel Kejari Karangasem, I Dewa Gede Semara Putra, Kamis (22/7/2021) mengungkapkan, dari keterangan kepada penyidik, jawaban yang diberikan Basma sesuai dengan keterangan beberapa saksi yang sebelumnya diperiksa. “Kami cocokkan, tidak ada perbedaan. Memang benar distribusinya tidak ada perhitungan, juga hanya mendistribusikan sampai camat saja, tidak sampai ke banjar-banjar,” jelasnya.

Disinggung apakah sudah ada titik terang dalam penentuan tersangka, Semara Putra mengaku belum. “Kami belum cukup alat bukti. Kami butuh dua alat bukti untuk penetapan tersangka, dan ahli juga belum kami mintai keterangan,” imbuhnya.

Hingga saat ini tim penyidik terus melakukan pendalaman. Kejari Karangasem pun kembali mengagendakan pemanggilan terhadap dua rekanan yang menggarap proyek masker yakni Addicted Konveksi dan Duta Panda Konveksi. “Kami panggil lagi karena ada beberapa hal yang perlu dipertegas, seperti rekening dan lainnya,” ucap Putra menandaskan. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.