Kasus Covid-19 Turun, Pemkot Denpasar Sisakan Enam Tempat Isoter

Dewa Gede Rai
181 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Pemkot Denpasar saat ini hanya mengoperasikan 6 tempat isolasi terpusat (isoter) bagi pasien Covid-19. Sebelumnya ada 11 tempat isoter yang disediakan untuk perawatan pasien positif dengan status orang tanpa gejala maupun dengan gejala ringan (OTG-GR). Seiring berkurangnya jumlah pasien aktif, sejumlah tempat isoter pun ditutup.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat dikonfirmasi Senin (13/9/2021) menyampaikan, belakangan ini kasus aktif Covid-19 di Denpasar semakin menurun sehingga jumlah pasien yang menjalani isoter sudah jauh lebih sedikit. “Sekarang ada 6 isoter, yang awalnya ada 11 isoter. Adapun isoter yang masih digunakan yakni LPMP, Werdapura, salah hotel di Cokroaminoto, salah satu hotel di Kuta, dan dua hotel di Sanur,” paparnya.

Lebih lanjut Dewa Rai mengatakan, dari 6 tempat isoter yang tersisa tersebut, saat ini total jumlah bed (tempat tidur) sebanyak 1.114. Namun yang terisi hanya 369 bed, sehingga tersisa 745 bed. Rata-rata bed occupancy ratio (BOR) masing-masing isoter tersebut sekitar 33 persen.

Sementara itu, perkembangan kasus Covid-19 pada Senin (13/9/2021) di Kota Denpasar, tercatat pasien sembuh bertambah sebanyak 160 orang. Kasus meninggal dunia bertambah 2 orang dan kasus positif Covid-19 bertambah 46 orang. Secara kumulatif kasus positif di Denpasar tercatat 42.354 orang.

Angka kesembuhan pasien mencapai 39.580 orang (93,45) persen), meninggal dunia 1.039 orang (2,45 persen), dan kasus aktif yang masih dalam perawatan 1.735 orang (4,10 persen).

Menurut Dewa Gede Rai, kendati kasus Covid-19 di Denpasar sudah semakin menurun, namun penularan virus Corona masih ditemukan. Oleh karena itu, ia tetap mengimbau masyarakat agar jangan sampai kendur menerapkan protokol kesehatan (prokes) dalam beraktivitas. “Kita harus terus waspada dan disiplin prokes, taati aturan saat penerapan PPKM,” tegasnya.

Dia menambahkan, berbagai upaya terus dilaksanakan Pemkot Denpasar guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien, dan mencegah kematian. Selain itu, Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah. “Kami mengajak masyarakat untuk menyukseskan vaksinasi Covid-19,” ajaknya. 026

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.