Karangasem Tak Rekrut Guru Agama dan Bahasa Bali Tahun Ini

I Gusti Gede Rinceg
438 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Rekrutmen CPNS di Karangasem tahun 2021 kini mulai berproses. Namun, bagi yang ingin menjadi guru agama dan bahasa Bali, harus siap-siap kecewa. Sebab, pada tahun ini tidak ada rekrutmen CPNS untuk dua bidang tersebut.

Kepala BKPSDM Kabupaten Karangasem, I Gusti Gede Rinceg, memaparkan, ada kebijakan dari Kementerian Pendidikan terkait pengadaan tenaga guru dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (P3K) sebanyak satu juta orang. Karena itu, daerah diberi kesempatan mengusulkan tenaga guru formasi yang kosong, dengan mempertimbangkan tenaga guru honorer yang mengajar di negeri maupun di swasta serta guru yang belum mengajar tapi memiliki PPG pendidikan profesi guru.

Karena banyak kekurangan guru, jelasnya, Kementerian Pendidikan mengeluarkan kebijakan mengangkat guru untuk tahun anggaran 2021 melalui guru P3K. Sementara di luar guru itu sangat dimungkinkankan untuk direkrut melalui PNS atau CPNS. Menimbang Karangasem banyak kekurangan guru dengan pensiun setiap tahun di atas 200 orang, instansinya mengusulkan ke Bupati untuk dominan mencari guru.

“Dari 1.017 yang diusulkan di perubahan, ternyata setelah diverifikasi di pemerintah pusat, Karangasem mendapatkan 1.080 ASN. Usulan pertama adalah 765 dengan kebijakan Bupati, kemarin kami menambah usulan dan diatensi oleh pemerintah pusat,” ungkap Rinceg, Kamis (3/6/2021).

Karena pusat sudah setuju, sambungnya, Pemkab Karangasem akan membuka kepada masyarakat bersiap-siap menyiapkan diri bersaing ketat memperebutkan formasi-formasi yang kosong.

Di kesempatan terpisah, Bupati Karangasem, I Gede Dana, menyatakan terima kasih atas rekrutmen P3k dan CPNS dengan formasi yang diberikan oleh pemerintah pusat. Terkait rekrutmen guru, meski tidak ada CPNS dengan sistem P3K ini, dia menilai tetap akan sangat membantu Pemkab. Dari usulan awal 700-an tenaga P3K, pemerintah pusat yang diajak komunikasi oleh Gubernur Bali, Wayan Koster, bersedia memberi kuota tambahan menjadi 965 orang.

“Tenaga kontrak guru dan dari umum bisa melamar, minimal kekurangan kami di Karangasem bisa tertutupi meski belum maksimal. Sebab, tahun 2021 sampai 2022 ada pensiun lagi 400-an. Tentu kami masih kurang, kalau masih kurang kemungkinan kami mengangkat kontrak melalui APBD,” ucapnya.

Bagi yang ingin melamar, Dana mengajak menyiapkan semua persyaratan. Dia menjamin tes yang akan dilakukan bersifat objektif dan tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun. “Murni mulusnya, jangan coba-coba cari ini dan itu, lebih baik lengkapi diri dan kemampuan diri. Untuk CPNS, dicari 92 tenaga kesehatan, 21 tenaga teknis, dan 2 orang tenaga disabilitas,” urainya.

Mengenai formasi guru agama dan bahasa Bali tidak ada pada tahun ini, Dana menjawab pada 2022 akan didorong lebih banyak formasi itu. Jika banyak kekurangan guru agama dan guru bahasa Bali, dia berkata akan memetakan dan membuat simulasinya lebih dahulu. Jika kurang, Pemkab akan minta Pemprov Bali.

Ketika misalnya Pemprov tidak mampu, Dana menegaskan Pemkab akan mengontrak memakai dana APBD. Tujuannya agar pelajar tingkat SD dan SMP mendapat pelajaran bahasa Bali dan pelajaran agama Hindu. Jika kurang, tahun 2022 akan diatur jam yang diperbanyak untuk guru agama dan bahasa Bali. “Terkait hal tersebut kami harus rapatkan sambil berkoordinasi ke pusat juga,” jelasnya. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.