Kapendam IX/Udayana Ingatkan Profesionalitas Pers

Kolonel Kav Jonny Harianto G. (kanan) dan Kolonel Inf Jemz A. Ratu Edo (kiri) dalam simakrama bersama insan pers di Makodam IX/Udayana, Denpasar.
Kolonel Kav Jonny Harianto G. (kanan) dan Kolonel Inf Jemz A. Ratu Edo (kiri) dalam simakrama bersama insan pers di Makodam IX/Udayana, Denpasar.
176 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Geliat pertumbuhan media informasi di era digital harus dikelola dengan baik. Tanpa pengelolaan yang tepat, kemudahan yang didapat dari kemajuan teknologi dapat menjelma menjadi sumber masalah yang justru berpeluang mengancam kesatuan dan persatuan bangsa.

Demikian dinyatakan Kapendam IX/Udayana, Kolonel Kav Jonny Harianto G., S.I.P., di Makodam IX/Udayana, Denpasar, Kamis (21/11). Menurutnya, peredaran informasi di masyarakat akan selalu menimbulkan efek positif dan negatif, sehingga dibutuhkan pemahaman dan pengelolaan yang tepat, termasuk yang terpenting adalah profesionalitas pers.

“Seiring keterbangunan informasi sedemikian rupa, kita (pers, red) dituntut semakin meningkatkan profesionalitas. Peran pers untuk menginformasikan atau memberitakan berbagai hal harus tetap diarahkan untuk keterciptaan kedamaian. Good news is good news!” katanya dihadapan insan pers Bali.

Dalam pandangannya, suatu informasi idealnya dapat membangun motivasi untuk menjaga stabilitas keamanan. Melalui stabilitas keamanan itu diyakini kemajuan dan kesejahteran bangsa akan lebih mudah terwujud. “Pemberitaan itu harus membangun motivasi. Harus punya motivasi baik untuk pembangunan masyarakat ke depan, sehingga mempercapat pencapain visi pembangunan bangsa dapat terwujud,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Asisten Teritorial (Aster) Kasdam IX/Udayana, Kolonel Inf Jemz A. Ratu Edo, turut menyinggung peran pers sebagai penjaga keutuhan bangsa di satu sisi, dan sebagai “alat” yang efektif memenangkan kompetisi di sisi yang lain.

“Tujuan pers atau jika dalam TNI Angkatan Darat kami sebut penerangan adalah sebagai corong. Kalau dalam situasi perang, memenangkan peperangan melalui informasi ini sangat penting,” katanya.

Melalui pers, lanjut perwira TNI melati tiga ini, apa yang dilakukan pihaknya dapat disampaikan dan diketahui oleh khalayak luas sebagaimana semangat keterbukaan informasi. Hal tersebut menjadi poin penting layaknya slogan “TNI Manunggal Bersama Rakyat” yang selama ini menjadi jargon pasukan penjaga NKRI ini. “Lewat pers, apa yang diperbuat TNI bisa disampaikan. TNI itu kuat jika didukung elemen masyarakat. TNI ada untuk rakyat. Angkatan Darat hadir untuk masyarakat,” tegasnya. 015

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.