Kantor Dinas Pariwisata Lobar Digeledah

285 Melihat

LOBAR, POSBALI.CO.ID – Setelah melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Kepala Dinas Pariwisata Lobar Ispan Junaidi, Selasa (12/11) lalu, Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram kembali mendatangi kantor tersebut.

Tim Kejari Mataram saat melakukan penggeledahan di kantor Dinas Pariwisata Lobar

Dipimpin Kasi Intelgen Agus Taufikurrahman menggeledah kantor Dinas Parwisata Lobar, Rabu (13/11) untuk mencari bukti pendukung atas kasus OTT Kepala Dinas Pariwisata yang telah ditetapkan sebagai tersangka. Hasilnya, tim Kejari membawa dua boks dan kardus berisi dokumen yang berkaitan dengan persoalan OTT Kadispar tersebut.

Berjumlah delapan orang mengenakan pakaian biasa dan pakaian resmi, tim Kejaksaan tiba di kantor Dispar sekitar pukul 14.50 wita. Tim Kejaksaan datang menggunakan dua kendaraan roda empat, langsung masuk ke ruangan Sekdis Dispar L Ahmad Satriadi untuk memberitahukan terkait penggeledahan yang dilakukan oleh tim kejari.

Tim Kejari menunjukkan surat tugas kepada Sekdis dan meminta didampingi dalam proses penggeledahan tersebut. Setelah itu, tim langsung menuju ruang kerja Kadis. Dibantu pegawai dinas terkait, mereka membuka segel ruang kerja kadis yang disegel sejak kejadian OTT, Selasa siang kemarin.

Di ruang kerja Kadispar, tim penyidik membongkar dokumen yang disimpan di meja kerja dan lemari. Tim penyidik terlihat mengecek satu persatu dokumen yang ditemukan. Selain dokumen yang disimpan di ruang kerja, tim kejari juga mengecek file dokumen yang disimpan di laptop dalam ruangan kerja IJ yang menjabat hampir 5 tahun sebagai kepala Dispar.

Setelah satu jam menggeledah ruang kerja Kadispar, tim Kejaksaan beralih ke ruang kerja Kabid Destinasi dan Bendahara Keuangan. Tiga orang tim Kejaksaan membongkar berkas didalam ruang kerja Kabid Destinasi yang diduga menangani sejumlah proyek DAK fisik. Sementara pada saat bersamaan, Kabid Destinasi tidak ada di kantor karena berangkat ke luar daerah.

Di ruang bendahara, satu orang penyidik memeriksa berkas yang diduga berkaitan dengan pembayaran. Disaksikan beberapa staf, Penyidik membongkar semua dokumen yang ingin dicari. Setelah hampir dua jam melakukan penggeledahan, tim kejari pun keluar kantor Dinas pariwisata dengan membawa banyak dokumen hasil penggeledahan tersebut.

Tim kejari menyita banyak berkas dari ruang kerja Kadis, kabid destinasi dan ruang bendahara keuangan. Semua berkas dokumen tersebut dimasukkan dalam dua boks dan dua kardus, lalu dibawa menggunakan dua unit kendaraan roda empat.

Kasi Intelgen Kejari Agus Taufikurrahman ditemui wartawan mengatakan penggeledahan dilakukan tiga ruangan yakni ruang Kepala Dinas, Kabid Festinasi dan ruangan bendahara. “Kita melakukan ini (penggeledahan) untuk melengkapi dokumen. Ada tiga ruangan kita geledah , ruang Kadis, Kabid dan bendahara,” jelas Agus.

Dikatakannya, banyak dokumen yang disita dari penggeledahan kantor Dinas Parwisata. Terkait rincian yang disita, baru bisa jelaskan menyusul. Termasuk pihaknya belum bisa menjelaskan apakah ada indikasi proyek lain yang terkait dengan OTT, sebab pihaknya perlu mempelajari dulu. 033

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.