Jelang Lebaran, Objek Wisata Alam Aik Nyet Sepi Pengunjung

400 Melihat

LOBAR, posbali.co.id – Minggu (2/6), objek wisata alam Aik Nyet (air dingin) yang berlokasi di Desa Buwun Sejati, Kecamatan Narmada Lobar sepi pengunjung. Memang, hari itu adalah H-2 lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.

Tapi memang, selama bulan Puasa ini hampir sebagian besar objek wisata di Lombok sepi pengunjung, termasuk juga objek Wisata Alam Aik Nyet. Namun pada hari hari biasanya (bukan bulan Puasa), objek wisata alam itu selalu ramai. Bahkan sering sekali tidak mampu menampung pengunjung yang membludak, khususnya di hari libur.

Sumarni (36), salah seorang pedagang yang saat itu ditemui di lokasi menyatakan bahwa dia dan belasan pedagang lainnya memang libur berjualan sate bulayak. “Kami memang selalu libur di Bulan Puasa, pengunjung sepi dan lagi pula biar ibadah kita lebih khusyuk,” katanya saat dijumpai tengah memperbaiki atap lapaknya.

Jika tak libur atau sebelum puasa, dia dan rekan-rekannya bisa mengantongi hasil jualan diatas Rp 1 juta. “Itu kalau tidak libur. Tapi nampaknya saat lebaran akan ramai lagi seperti tahun tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Memang, objek wisata alam Aik Nyet itu memiliki keindahan alam yang luar biasa. Lokasinya yang ada di daerah dataran tinggi dengan dikelilingi hutan membuatnya sangat menarik. Belum lagi air yang jernih dan dingin membuat pengunjung ingin berlama lama di lokasi itu.

Sayangnya, akses jalan yang belum begitu bagus menjadi kendala. Banyak pengunjung yang menyayangkan akses jalan yang seolah kurang diperhatikan. Padahal, jika dikelola dengan baik, dari biaya masuk dan parkir saja bisa memperbaiki jalan yang bagus. “Jalannya saja yang perlu mendapat perbaikan. Ini aset penting bagi daerah,” ungkap I Made Suarma, salah seorang pengunjung yang juga pelaku wisata di Lombok.

Suarma menambahkan, letak dan posisi Objek wisata alam Aik Nyet ini sangat pas sebagai pengusir stres setelah lelah dengan rutinitas. “Suasananya tenang, khas alam pengunungan. Saya yakin kalau tertata dengan baik, ini bisa jadi objek wisata alam andalan,” pungkasnya kemudian. 033

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.