Jaga Pos Sekat Cekik, Satpol PP Bali Kirim Pasukan

Petugas saat memeriksa kelengkapan perjalanan dalam negeri di Pos Sekat Cekik. 
185 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Bali mengirim pasukan ke Pos Sekat Cekik, Gilimanuk untuk pengamanan dan penjagaan pintu masuk sesuai dengan Surat Edaran Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6-17 Mei 2021.

Kasatpol PP Provinsi Bali, Dewa Nyoman Rai Dharmadi mengatakan, pihaknya telah mengirimkan 10 personel pada Kamis (6/5) pagi. “Pagi-pagi buta sekitar pukul 04.00 WITA kami mengirimkan personel yang akan stay 24 jam. Mereka bertugas secara bergiliran mengatur waktu dengan rekan-rekan dari TNI, Polri, Perhubungan, BPBD dan unsur Dukcapil,” jelasnya di Denpasar.

Ditegaskan, kendatipun penjagaan pintu masuk itu hingga 17 Mei mendatang, namun pihaknya akan melakukan giat hingga 25 Mei 2021. “Langkah ini untuk mengantisipasi arus balik. Karena tanggal itu diperkirakan terjadi lonjakan arus balik,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Dewa Dharmadi membeberkan bahwa untuk pelaku perjalanan diwajibkan memiliki print out surat izin perjalanan tertulis atau Surat Izin Keluar/Masuk (SIKM) sebagai persyaratan melakukan perjalanan dengan ketentuan, bagi pegawai instansi pemerintahan atau Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) atau Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), prajurit TNI, dan anggota Polri melampirkan print out surat izin tertulis dari pejabat setingkat Eselon II yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik pejabat serta identitas diri calon pelaku perjalanan.

“Bagi pegawai swasta melampirkan print out surat izin tertulis dari pimpinan perusahaan yang dilengkapi tanda tangan basah atau tanda tangan elektronik pimpinan perusahaan serta identitas diri calon pelaku perjalanan,” jelasnya.

Terkait pekerja sektor informal, kata dia, melampirkan print out surat izin tertulis dari kepala desa/lurah yang dilengkapi tanda tangan basah/tanda tangan elektronik kepala desa/lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan. “Bagi masyarakat umum nonpekerja melampirkan print out surat izin tertulis dari kepala desa/lurah yang dilengkapi tanda tangan basah/tanda tangan elektronik kepala desa/lurah serta identitas diri calon pelaku perjalanan,” bebernya.

Disebutkan, SIKM selama periode larangan mudik memiliki tiga ketentuan berlaku, yaitu berlaku secara individual, berlaku untuk satu kali perjalanan pergi-pulang lintas kota/kabupaten/provinsi/negara, dan bersifat wajib bagi pelaku perjalanan dewasa yang berusia 17 tahun ke atas. Pengaturan terkait perjalanan orang dalam negeri maupun perjalanan internasional dalam masa pandemi tetap berlaku selama bulan Ramadan dan Idulfitri sebagaimana diatur dalam SE Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021.

“Pemindaian dokumen SIKM dan surat keterangan negatif Covid-19 dengan tes RT-PCR/rapid test antigen/tes GeNose C19 dilakukan di pintu kedatangan atau pos kontrol yang berada di rest area, perbatasan kota besar, titik pengecekan (checkpoint) dan titik penyekatan daerah aglomerasi oleh anggota TNI/Polri dan Pemerintah Daerah,” tandasnya. 019

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.