ITDC Komit Pemberdayaan UMKM

KELAS masak yang diadakan ITDC untuk meningkatkan keterampilan masyarakat pedagang di Nusa Dua. Foto: ist
344 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Selaku BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua (Bali) dan The Mandalika (NTB), ITDC berkomitmen meningkatkan pemberdayaan UMKM di sekitar destinasi pariwisata yang dikelolanya, baik melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) maupun peran UMKM dalam kegiatan usaha ITDC.
Dimana Program Kemitraan (PK) merupakan program untuk meningkatkan kemampuan UMKM agar menjadi tangguh dan mandiri, yaitu berupa penyaluran pinjaman untuk membiayai modal kerja dan atau pembelian aset tetap bagi UMKM dalam rangka meningkatkan produksi dan penjualan. Sedangkan Program Bina Lingkungan (BL) merupakan program pemberdayaan masyarakat, termasuk juga yang berprofesi sebagai UMKM melalui kegiatan pelatihan.
Vice Presiden Corporate Secretary ITDC, Miranti N Rendranti, mengatakan, ITDC berkomitmen selalu hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat di sekitar. Selama tahun 2019, pihaknya telah menyalurkan dana Program Kemitraan mencapai Rp4,83 miliar bagi 94 UMKM berikut dana pembinaan kemitraan (hibah) sebesar Rp856 juta, yang mencakup sektor pertanian, peternakan, dan kerajinan.
‘’Selama tiga tahun terakhir, ITDC memiliki mitra binaan unggulan di sektor pertanian dan kerajinan, di antaranya adalah Kelompok Tani Mertha Buana di Desa Plaga, Kecamatan Petang Badun, Tenun Putri Mas di Kabupaten Jembrana dan Padma Silver di Klungkung,’’ ’terangnya.
Melalui program Bina Lingkungan, ITDC juga juga telah menggelar 12 pelatihan bagi masyarakat dan UMKM sekitar wilayah kerja selama 2018-2019. Antara lain untuk pelatihan dasar kewirausaahaan, pelatihan akuntansi sederhana UMKM, pelatihan bahasa Mandarin dan pelatihan kualitas pelayanan untuk paguyuban pedagang.
Pemberdayaan UMKM tersebut merupakan salah satu wujud kontribusi ITDC dalam pengembangan ekonomi rakyat, serta dukungan bagi UMKM yang merupakan sektor ekonomi penopang perekonomian nasional. Melalui sejumlah program yang dimiliki, pihaknya berharap dapat mendorong pengembangan kapasitas dan perkembangan bisnis UMKM dengan lebih baik lagi.
Terkait pengadaan barang dan jasa, terdapat 363 proyek pengadaan barang dan jasa, ITDC melibatkan UMKM selama 2019. Di antaranya 191 proyek usaha mikro, 147 proyek usaha kecil, dan 25 proyek usaha menengah, mencapai nilai proyek lebih dari Rp60 miliar. Sedangkan sampai semester I tahun 2020 ini terdapat 124 proyek yang telah melibatkan UMKM, dengan rincian 60 proyek usaha mikro, 52 proyek usaha kecil, dan 12 proyek usaha menengah, mencapai nilai proyek lebih dari Rp39 miliar.
Dalam masa Pandemi ini, ITDC juga menggandeng UMKM di seputar The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB guna menyediakan kebutuhan masker kain bagi warga, yang disalurkan melalui program tanggung jawab sosial Perusahaan, serta masker kain bagi karyawan, yang disediakan melalui mekanisme pengadaan barang/jasa. Total sebanyak 7.000 masker kain telah dipesan ITDC kepada UMKM.
“Selain itu, guna meningkatkan kapasitas masyarakat, khususnya UMKM, yang terdampak pandemi, ITDC juga telah menyiapkan pelatihan daring terkait digital marketing dan bahasa asing yang akan dilaksanakan mulai akhir Juli hingga Agustus 2020,’’ paparnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.