Ibu Muda Antar Siswa di Hari Pertama Sekolah

1,372 Melihat

MANGUPURA, POS BALI – Setelah libur panjang, Senin (15/7) ajaran baru tahun 2019/2020 dimulai. Khusus untuk siswa baru, para orang tua terlihat mengantar anak-anak untuk sekolah dihari pertama. Pun demikian di sekolah dasar nomor 1 Buduk, Kecamatan Mengwi.

Putu Kannaya Anandhya Prabandari adalah salah satu siswi yang diantar kedua orang tuanya yakni Gede Karmaya Suputra dan Dwinanda Wulandari. Kannaya pun mengaku senang bisa diatar dihari pertama masuk sekolah. “Seneng banget,” ucap Kannaya.

Sementara itu, Dwinanda Wulandari mengaku sengaja meluangkan waktu untuk mengantar putri sulungnya itu untuk masuk sekolah di hari pertama. Pihaknya ingin sekolah hari pertama membawa kesan baik bagi buah hatinya itu. “Kami ingin tahu juga bagaimana situasi di sekolah. Dan memberikan semangat juga buat Kannaya bertemu dengan teman-teman baru dan lingkungan baru juga,” kata Dwinanda.

Karena menurut dia, TK dan SD situasinya jauh berbeda. “Dulu TK kan masih lebih banyak main, nah kalau sudah SD kan lebih banyak belajar. Sudah serius lah,” ucapnya. Untuk selanjutnya, kata Dwinanda, Kannaya tidak akan selalu ditemani seperti di hari pertama. “Sedari dulu saya ajarkan anak untuk mandiri, kalau hari selanjutnya paling diantar sampai depan sekolah saja,” ucap ibu muda asal Banjar Tengah, Buduk itu.

Hal sendan juga dikatkan Putu Haryawan. Pria asal Banjar Pasekan, Desa Buduk itu mengatakan, sengaja mengantar putrinya sekolah dihari pertama. “Sebagai orang tua saya haru tahu pengumuan disekolah, apa yang harus disiapkan. Termasuk juga orientasi siswa dilakukan berapa lama,” kata Putu Haryawan

Sementara itu, kepala Sekolah SDN 1 Buduk, Drs I Nyoman Yahya mengatakan, di hari pertama seluruh siswa baru kelas satu masuk sekolah.  Untuk kelas satu tahun ajaran 2019/2020 diterima sebanyak 56 siswa dengan 2 rombel. “Hari pertama siswa baru sebanyak 56 siswa masuk semua,” katanya.

vidio Vlog Wartawan Pos Bali : https://youtu.be/HiD5duBtotM

Untuk proses belajar mengajar akan mulai efektif minggu depan. Untuk minggu pertama masuk sekolah ini, lanjut dia, bagi kelas satu akan dilakukan masa orientasi selama seminggu. “kalau dulu pengenalan sekolah dilakukan tiga hari untuk saat ini, dilakukan satu minggu. Jadi proses belajar mengajar akan dimulai minggu depan,” ucapnya Guru berpangkat  Pembina Utama Madya itu.

Untuk seragam, lanjut dia, masih diberikan kebebasan untuk menggunakan seragam TK sebelum seragam yang difaslitasi oleh pemerintah kabupaten Badung diberikan. Tapi bagi para orang tua yang sudah membelikan seragam untuk anak-anaknya, pihaknya juga tidak melarang untuk digunakan ke sekolah. “Saya lihat sudah ada yang pakai seragam, kalau memang sudah terlanjur beli selahkan dipakai,” ucapnya seraya mengatakan keseluruhan siswa di tahun ajaran 2019-2020 sebanyak 395 siswa terdiri dari 12 rombel. Masing-masing tingkat terdiri dua rombel. 020

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.