Hasil Tracking Tim Surveilens Satgas Covid-19, di Denpasar Ditemukan 30 Kasus OTG

I Dewa Gede Rai. Foto: ist
328 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Kota Denpasar kembali mencatatkan nihil penambahan kasus baru positif Covid-19 pada Rabu (13/5). Kabar baik ini diiringi sembuhnya 1 orang pasien Covid-19 yang berdomisili Kelurahan Tonja, sehingga total sudah 48 pasien yang sembuh. Hal ini dikatakan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, Rabu (13/5).

 

Kendati demikian, lanjut Dewa Rai, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil pelacakan Tim Gugus Tugas Covid-19 bersama Desa/Kelurahan masih menjadi catatan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan bersama. “Keberadaan OTG ini yang mesti diwaspadai dan menjadi ancaman bagi kesehatan dan keselamatan masyarakat dalam masa pandemi. Hasil tracking tim surveilens Satgas Covid-19 Kota Denpasar hari ini ditemukan 30 kasus orang yang berstatus OTG, karena yang bersangkutan pernah dan dapat kontak erat dengan pasien yang positif Covid-19,” katanya.

 

Dewa Rai menerangkan sampai saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Denpasar secara akumulatif 62 orang. Rincianya adalah 48 sembuh, 2 orang meninggal dunia, dan 12 orang masih dalam perawatan. Sementara hasil pelacakan tim, terdapat 369 OTG, 290 ODP, dan 43 PDP. Dengan meningkatnya orang yang berstatus OTG, ODP, dan PDP yang terus bergerak naik setiap hari sehingga masyarakat harus lebih waspada dan mengikuti arahan pemerintah.

 

“Diperlukan kesadaran dan kedisiplinan semua elemen masyarakat dalam memutus rantai Covid-19. Semua daerah di Bali dan luar Bali sudah terpapar Covid-19, mari bersama sama kurangi perjalanan atau aktivitas di luar rumah dan kontak langsung dengan orang lain. Karena kita tidak mengetahui siapa yang membawa virus atau tidak, untuk itulah diperlukan kesadaran dan disipilin semua pihak,” kata Dewa Rai mewanti-wanti. 026

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.