Hari Raya Saraswati di Pura Agung Jagatnatha Ketat Prokes, Jumlah Umat Dibatasi  

Wali Kota IGN Jayanegara saat menghadiri Hari Raya Saraswati di Pura Agung Jagatnatha
Wali Kota IGN Jayanegara saat menghadiri Hari Raya Saraswati di Pura Agung Jagatnatha
169 Melihat

DENPASAR, POS BALI Perayaan Hari Suci Saraswati di Kota Denpasar dalam masa pandemi Covid-19 dilakukan sangat terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Sebelum  masuk tempat sembahyang umat mencuci tangan, diukur seuhu tubuh, dan dihimbau agar saling menjaga jarak saat sembahyang. Jumlah umat pun sangat terbatas karena yang hadir hanya Sulinggih, Pemangku, Serati Banten dan Tim Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar.

Persembahyangan Hari Raya Saraswati di Pura Agung Jagatnatha pada 28 Agustus 2021 dimulai pukul 10.00 Wita, dipuput Ida Pedanda Istri Agung, Griya Telaga Sanur. Hari Raya Saraswati merupakan hari suci bagi umat Hindu sebagai simbol turunnya ilmu suci dan ilmu pengetahuan

Wali Kota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Ketua TP PKK Kota Denpasar, Ny. Sagung Antari Jaya Negara hadir dalam sembahyang memastikan proses persembahyangan menerapkan protokol kesehatan ketat.

“Saya berharap di hari suci saraswati ini pendidikan di Kota Denpasar segera bisa kembali seperti semula walaupun masih dalam masa pandemi. Dalam artian semoga sekolah bisa segera melaksanakan pembelajaran tatap muka kembali, dengan dasar siswa sekolah usia 12 – 17 tahun untuk vaksin tahap pertama sudah 100 persen, dan tahap dua sudah mencapai 90 persen, tinggal 10 persen lagi,’ kata Walikota Jaya Negara usai sembahyang.

Dikatakan, di beberapa sekolah di Denpasar juga sudah  mengadakan simulasi sekolah tatap muka tentunya dengan protokol kesehatan yang sangat ketat. Lebih lanjut Jaya Negara juga mengucapkan selamat Hari Suci Saraswati bagi seluruh umat se-Dharma. “Semoga momentum hari suci ini dapat kita manfaatkan bersama sebagai ajang interospeksi diri dan meningkatkan sradha bhakti kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa dalam prabhawanya sebagai Sang Hyang Aji Saraswati sebagai dewi ilmu pengetahuan. Serta atas asung kertha wara nugtaha Sang Hyang Aji Saraswati kita bisa segera melaksanakan sekolah tatap muka di Denpasar,” ujarnya.003

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.