Hari Ini Muprov VII Kadin Bali, Ariandi Tanpa Penantang

Ketua Panitia Pelaksana Muprov VII Kadin Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, bersama Ketua Steering Commite (SC) Muprov VII Kadin Bali, Putu Gede Wira Kusuma, saat audensi dengan Gubernur Koster, Jumat (7/8).
943 Melihat
DENPASAR, posbali.co.id – Hari ini, Sabtu (8/8), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Bali menggelar Musyawarah Provinsi (Muprov) VII yang akan dibuka oleh Gubernur Bali Wayan Koster bertempat di The Trans Resort, Kuta, Badung. Ketua Panitia Pelaksana Muprov VII Kadin Bali, AA Bagus Tri Candra Arka, mengatakan, persiapan Muprov Kadin Bali sudah final dengan mendatangkan pengurus Kadin Pusat Ali Said selaku Ketua Bidang Organisasi DPP Kadin.
“Persiapan kita sampai hari ini (Jumat kemarin, red) sudah 90 persen. Tinggal laksanakan acaranya saja besok (hari ini, red),” ungkapnya usai melakukan audensi dengan Gubernur Bali, Jumat (7/8) kemarin.
Selain dilaksanakan agenda pemilihan calon Ketua Umum Kadin Bali masa bakti 2020-2025, usai pembukaan Muprov akan dilaksanakan sidang-sidang pleno sekaligus laporan pertanggungjawaban Kadin Bali masa bakti 2015-2020. Candra Arka menjelaskan, Muprov digelar mengingat Kadin kabupaten/kota di seluruh Bali telah melaksanakan Musyawarah Kabupaten (Mukab) dan Musyawarah Kota (Mukot) di sembilan kabupaten/kota se-Bali. “Mukab dari Maret kan sudah digelar sampai pemilihan Ketum Kadin Kota Denpasar yang sekitar Juli kemarin,” tandasnya.
Uniknya, sampai penutupan pendaftaran Caketum Kadin Bali, ternyata hanya satu orang yang resmi mendaftar, yakni I Made Ariandi yang kini masih menjabat PAW Ketum Kadin Bali. Jadi, Ariandi selaku incumbent (petahana) maju tanpa penantang, karena menjadi Caketum tunggal hingga batas akhir proses pendaftaran resmi ditutup tujuh hari menjelang Muprov atau pada 1
Agustus 2020 pukul 16.00 WITA. “Sampai pendafataran ditutup hanya Made Ariandi yang daftar. Jadi, sekarang sudah tertutup bagi calon lainnya untuk mendaftar,” jelasnya.
Majunya Ariandi tanpa ada penantang ini membuktikan tidak ada satupun mantan atau pun Ketum Kabupaten/Kota yang mendaftar untuk naik tingkat menjadi Ketum Kadin Bali. Padahal sebagai Caketum Kadin, dijelaskan hanya perlu memenuhi sejumlah persyaratan sesuai AD/ART Kadin. “Majunya Ariandi sudah memenuhi semua persyaratan, seperti memiliki KTA dan harus menjadi pengurus satu periode. Ariandi sekarang menjadi pengganti atau PAW kemarin dan bukan Plt. Jadi, bisa maju di Muprov,” jelasnya.
Ia menambahkan, dalam pemilihan Caketum diperebutkan sebanyak 54 suara dengan 6 suara dari pengurus Kadin masing-masing kabupaten/kota dan sisanya sejumlah asosiasi yang bergabung dalam Kadin Bali dengan masing-masing satu suara.
Secara terpisah, Ketua Steering Commite (SC) Muprov VII Kadin Bali, Putu Gede Wira Kusuma, menjelaskan ketentuan dalam AD/ART Kadin menjadi dasar petunjuk dilaksanakannya Muprov Kadin Bali. Salah satu agenda penting dalam muprov ini adalah pergantian dan pemilihan ketua umum sebagai siklus kehidupan sebuah organisasi. Agenda penting lainnya yakni memberikan penilaian dan keputusan terhadap pertanggungjawaban atas pelaksanaan program umum organisasi, keuangan, dan perbendaharaan dari Dewan Pengurus Kadin Bali sisa masa bakti 2015-2020.
Selain itu, menetapkan kebijakan umum organisasi Kadin Bali yang sejalan dengan kebijakan Kadin Pusat, menetapkan program kerja Kadin Bali masa bakti 2020-2025, mengeluarkan keputusan untuk menyelesaikan permasalahan-permasalahan Kadin Bali. Agenda berikutnya adalah memilih dan mengangkat Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Bali masa bakti 2020-2025.
“Sudah ada satu calon ketua umum yang mendaftar atas nama Made Ariandi, dan kami telah tutup satu minggu sebelum Muprov digelar sesuai AD/ART. Ketua Umum Kadin Indonesia, Bapak Rosan P. Roeslani dipastikan juga hadir,” ujar Wira, seraya menyebutkan dalam masa pandemi Covid-19, pelaksanaan Musprov VII Kadin Bali 2015-2020 dilakukan dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Sesuai SK DPP Kadin, I Made Ariandi menjabat sebagai PAW Ketua Umum
Kadin Bali sisa masa bakti 2015-2020. Kepengurusan Kadin Bali masa bakti 2015-2020 dibentuk tanggal 15 Mei 2015 dalam Muprov VI Kadin Bali. Namun per tanggal 3 Mei 2019 kepengurusannya dilanjutkan oleh kepengurusan Kadin Bali sisa masa bakti 2015-2020 sesuai Keputusan Dewan Pengurus Kadin Indonesia Nomor : Skep/04/DP/V/2019 tentang Pengesahan dan Pengukuhan Made Ariandi sebagai Ketua Umum Kadin Bali sisa masa bakti 2015-2020. 016

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.