Hadapi Nataru, Forkopimda Jembrana Ajak Masyarakat Selalu Taati Prokes Covid-19

Kegiatan Rakor Forkopimda Jembrana pada Kamis (17/12/2020).
267 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Persiapan menghadapi hari Natal dan tahun baru (Nataru), Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jembrana menggelar rapat koordinasi (rakor) kesiapan pengamanan di Aula Polres Jembrana, Kamis (17/12/2020).

Rakor tersebut dipimpin Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa. Dihadiri oleh Bupati Jembrana I Putu Artha, Dandim 1617 Jembrana Letkol (Inf) Hasrifuddin Haruna, Sekda I Made Sudiada, beserta seluruh pemangku kepentingan yang terlibat dalam pengamanan rangkaian Nataru. Rakor Operasi Lilin Agung Tahun 2020 dengan instansi terkait ini juga membahas Surat Edaran Gubernur Bali No. 2021 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Giat Masyarakat Selama Libur Natal dan Memyambut Tahun Baru 2021 dalam Tataran Kehidupan Era Baru di Provinsi Bali.

AKBP I Ketut Gede Adi Wibawa mengatakan, untuk Operasi Lilin, pihaknya fokus mengamankan hari raya Natal dan tahun baru 2021 mulai tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021 yaitu selama 14 hari. Dikatakannya, Kepolisian dengan didukung TNI dan instansi terkait siap melaksanakan pengamanan bagi warga Jembrana yang melaksanakan ibadah Natal di 31 gereja dan tempat ibadah yang ada.

Kapolres menekankan, mengingat perayaan Natal di tengah pandemi Covid-19 ibadah Natal agar memperhatikan protokol kesehatan (prokes) dengan ketat. Karena hal itu yang utama guna mencegah penyebaran Covid-19. “Kepada pihak penyelenggara agar selalu menyiapkan tempat cuci tangan/sanitizer, jaga jarak, alat pengukur suhu tubuh, dan pakai masker demi terwujudnya perayaan Natal dan tahun baru aman, nyaman, dan sehat,” ujar Adi Wibawa.

Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Jembrana I Putu Artha mengatakan, rakor ini merupakan kesiapan awal bersama seluruh pemangku kepentingan atas tanggung jawab dan kepercayaan yang diberikan oleh negara dan seluruh rakyat Indonesia kepada Polri, TNI, dan aparat keamanan lainnya untuk menjamin keamanan dan ketertiban dan kelancaran demi suksesnya pelaksanaan perayaan Nataru. “Seperti kita ketahui bersama, sebelumnya telah dilaksanakan hajatan besar yaitu Pemilukada serentak yang telah dilaksanakan pada tanggal 9 Desember 2020, khusus di Kabupaten Jembrana dapat terlaksana dalam situasi yang aman dan kondusif berkat dukungan dari aparat kepolisian, TNI, dan jajaran instansi lain yang terlibat,” ungkapnya.

Bupati Artha juga mengatakan, dengan terbitnya SE Gubernur Bali No. 2021 Tahun 2020, dia mengajak bersama-sama saling menjaga kebersamaan guna terciptanya situasi aman kondusif dan perayaan Nataru berjalan dengan lancar dan aman serta tetap waspada dan selalu menaati prokes Covid-19.

Di sisi lain, Humas Satgas Covid-19 Jembrana, dr I Gusti Agung Putu Arisantha, mengatakan, terkait SE Gubernur Bali No. 2021 Tahun 2020 yang mewajibkan pelaku perjalanan ke Bali wajib melampirkan surat keterangan bebas Covid, pihak Satgas Covid-19 siap menindaklanjuti dengan pos terpadu. Tim itu berasal dari gabungan beberapa instansi. Di antaranya Kesehatan TNI, Polri, Satpol PP, KKP, ASDP, serta Dinas Kesehatan Jembrana. Tugasnya sebagai screening di pintu masuk pelabuhan.

“Ketentuan terbaru dari SE Gubernur itu, untuk moda transportasi udara, maksimal H-7 dengan melampirkan tes swab negatif bagi masyarakat yang datang ke Bali. Sebelumnya tertuang berlaku sampai H-2 sejak tes dilakukan. Sedangkan bagi yang masuk lewat darat, bisa melampirkan rapid antigen negatif paling lama dua hari sebelum keberangkatan. Ketentuan ini berlaku mulai tanggal 19 Desember 2020 hingga 4 Januari 2021. Sedangkan masa berlaku surat keterangan bebas Covid-19 itu, baik uji swab maupun rapid test antigen 14 hari sejak diterbitkan,” jelas Arisantha. man

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.