Gubernur Koster Tinjau Vaksinasi Massal di Renon dan Kertalangu

Gubernur Koster tampak berbincang dengan seorang warga yang tengah mengikuti vaksinasi.
93 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Gubernur Bali, Wayan Koster meninjau kegiatan “Serbuan Vaksinasi” TNI-Polri di Parkir Timur Lapangan Puputan Margarana, Renon dan di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar Sabtu (26/6).

Dalam kunjungan di Renon, Gubernur Koster yang didampingi Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Maruli Simanjuntak dan Kapolda Bali, Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra juga dipantau secara virtual oleh Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi).

“Saya titip masyarakat kepada Polda, Kodam, gubernur, bupati dan perangkat daerah lainnya. Utamakan prokes dalam pelaksanaan vaksinasi. Pemangku kepentingan di Bali agar melipat gandakan jumlah vaksinasi untuk warganya dan saya berjanji akan mengirimkan vaksin dalam jumlah besar untuk mendukung program tersebut. Sanggup saya tambah vaksin dua kali lipat?” tanya Jokowi.

Menyikapi pertanyaan Jokowi itu, secara kompak Gubernur Bali, Pangdam dan Kapolda Bali menyatakan kesanggupannya.
Dalam vaksinasi massal itu, tampak mengerahkan ratusan tenaga kesehatan dari TNI-Polri guna memberikan suntikan vaksin. Targetnya, sebanyak 12.700 orang hingga akhir Juni telah mendapatkan vaksin.

Seusai meninjau di Lapangan Renon, Gubernur kemudian meninjau vaksinasi di Desa Budaya Kertalangu, Kesiman, Denpasar. Kedatangan Gubernur Bali tampak disambut Wakil Wali Kota Denpasar, Kadek Agus Arya Wibawa. Di tempat tersebut, Gubernur Kostee mendapat laporan bahwa kegiatan vaksinasi dilaksanakan Polresta Denpasar dengan target vaksinasi sebanyak seribu lebih bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Kota Denpasar, baik masyarakat yang menetap dan tinggal sementara.

Gubernur Koster mengatakan bahwa per tanggal 23 Juni 2021, jumlah total vaksinasi yang diterima Bali sebanyak 4 juta dosis. Per Jumat, 25 Juni 2021 lalu, jumlah warga yang divaksinasi dosis pertama di Bali sudah mencapai sebanyak 2.080.700 orang.
“Jumlah ini sekitar 69 persen dari total target sebanyak 3 juta warga Bali untuk bisa memenuhi 70 persen dari populasi penduduk Bali,” ungkapnya seperti siaran pers yang diterima Redaksi POS BALI.

Dikatakan, untuk vaksinasi dosis kedua sudah mencapai 700 ribu lebih atau sekitar 24 persen, sedangkan untuk sisa vaksin yang tersedia saat ini di Bali, jumlahnya 800 ribu dosis. “Kami programkan satu hari bisa tervaksinasi sebanyak 50 ribu orang dengan pendekatan berbasis banjar maupun komunitas,” jelasnya.

Guna mempercepat pelaksanaan vaksinasi, pihaknya secara virtual dengan camat, perbekel, lurah, hingga bendesa adat untuk memotivasi warganya berduyun-duyun ikut vaksinasi Covid-19. “Bapak presiden sudah memastikan akan memenuhi sebanyak 6 juta dosis vaksin. Jadi saya berharap kepada masyarakat agar sadar akan pentingnya pelaksanaan vaksinasi Covid-19 demi kesehatan masyarakat dan terhindar dari penularan Covid-19,” harapnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.