GTPP Buleleng Simulasi Tatanan Kehidupan Era Baru di Pasar

Pemakaian pelindung wajah kepada salah seorang pedagang di Pasar Anyar, Buleleng.
63 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Untuk mencegah terjadinya klaster baru penyebaran virus Corona melalui pasar yang belakangan ini terjadi di berbagai daerah, Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng melakukan upaya antisipasi. Antisipasi awal ini dilakukan dengan menggelar simulasi penerapan tatanan kehidupan era baru di pasar rakyat.

Simulasi ini diawali dengan apel yang dipimpin Ketua GTPP Covid-19 Buleleng yang juga Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana, Minggu (12/7), di Jalan Diponegoro. Dalam acara ini diserahkan bantuan thermo gun sebanyak 16 unit, 1800 face shield, dan 1000 masker kepada para pedagang.

Suradnyana mengatakan, simulasi ini dilakukan di dua pasar yakni Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri. Sejauh ini, upaya yang dilakukan PD Pasar Buleleng untuk mengurai para pedagang agar pembatasan fisik sudah berjalan dengan baik. Bahkan penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 telah dilakukan, seperti memakai masker dan penyediaan tempat cuci tangan.

“Ke depan, pemakaian facd shield (pelindung wajah) juga akan diterapkan. Saat ini belum merata karena baru diputuskan kemarin malam. Kami harus pengadaan face shield dulu. Setelah itu, semua pedagang harus memakai,” kata Suradnyana, usai menggelar simulasi.

Pada tatanan kehidupan era baru ini, terpenting adalah bagaimana pedagang bisa mencari nafkah tanpa mengabaikan protokol kesehatan. “Nanti dari TNI, Polri, dan Satpol PP yang mengawasi jalannya protokol kesehatan di pasar. Harus dibiasakan hal yang baru diawasi, karena sulit membiasakan yang tidak biasa tanpa pengawasan. Kalau ada pengunjung atau pedagang yang tidak mau pakai masker, ya dipulangkan saja. Besok mau pakai, baru boleh masuk pasar,” ujar Suradnyana.

Kapolres Buleleng, AKBP Made Sinar Subawa, mengaku akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat terutama kegiatan di pasar yang sangat rentan terhadap penularan Covid-19. Ia meminta semua pihak bekerja sama mematuhi protokol kesehatan. “Jadi, simulasi ini betul-betul konsisten penerapannya. Bagaimana protokol kesehatan harus dilaksanakan oleh seluruh pedagang dan kami terus awasi agar mereka benar-benar disiplin,” katanya. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.