Giri Prasta Serahkan Bantuan untuk Usaha di Objek Wisata

Foto: BANTUN UMKM BADUNG BUPATI Giri Prasta bersama Wabup Suiasa, Ketua DPRD Putu Parwata, Sekda Adi Arnawa saat menyerahkan bantuan secara simbolis bagi pelaku UMKM Objek Wisata di Wantilan Objek Wisata Sangeh, Selasa (7/7). Foto: ist
402 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan merealisasikan bantuan stimulus tahap pertama bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Objek Wisata. Bantuan yang diserahkan langsung Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, di Wantilan Objek Wisata Sangeh, Selasa (7/7), bersumber dari APBD Badung tahun 2020.
Bupati Giri Prasta, mengatakan, bantuan yang diberikan merupakan stimulus terhadap pelaku UMKM di seputaran objek wisata. Penerima sebelumnya telah melewati serangkaian proses verifikasi dan validasi data yang sangat ketat. Di samping itu, program tersebut menurut Giri Prasta merupakan komitmen Pemkab bersama DPRD Badung untuk membentuk community empowering. Diharapkan bantuan yang diberikan dapat mendukung kemandirian masyarakat dalam bidang pekonomian.
“Berdasarkan regulasi Permendagri Nomor 1 tahun 2020 tentang Realokasi dan Refocusing Anggaran yang didalamnya diatur juga tentang pemulihan ekonomi, kami Pemkab Badung melakukan pendataan terhadap pelaku UMKM pada objek pariwisata. Dari 938 pelaku UMKM yang memiliki usaha di kawasan objek wisata, setelah melalui proses verifikasi data untuk mengindari tumpang tindih anggaran dan dobel bantuan mengingat ada BLT dan BST dari pemerintah pusat, maka yang lolos hanya 94 pelaku UMKM,” kata Giri Prasta.
Untuk nominal bantuan, per UMKM diberikan Rp2 juta. “Bantuan ini hanya sekali saja diberikan melalui BPD Cabang Badung. Tujuannya agar pelaku UMKM siap membuka usahanya kembali saat new normal diberlakukan, mengingat selama ini mereka tidak beraktivitas” tegas Giri Prasta.
Lebih lanjut Giri Prasta menyampaikan dalam mengambil kebijakan tidak cukup dengan niat baik saja namun harus dilandasi dengan hati, sepenuh hati dan berhati-hati, sehingga kebijakan politik anggaran Kabupaten Badung tidak keluar dari regulasi pemerintah pusat. Sedangkan berkenaan dengan new normal pariwisata, Bupati Giri Prasta menyampaikan bahwasanya Kabupaten Badung sangat siap untuk melaksanakannya mengingat Badung tidak berada dalam zona merah.
‘’Untuk new normal pariwisata kami sangat siap, Badung tidak masuk zona merah yang terpenting ketika wisatawan memasuki DTW harus dicek suhu tubuhnya dengan termo gun, tetap menggunakan masker, menerapkan sosial distancing, maupun cuci tangan” tambah mantan Ketua DPRD Badung ini.
Sementara, Kadis Koperasi UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung Made Widiana, mengatakan, bantuan tahap pertama diserahkan kepada 19 pelaku UMKM. Dia merinci 13 pelaku UMKM di Daerah Tujuan Wisata (DTW) Sangeh dan 6 pelaku UMKM di DTW Taman Ayun. Bantuan yang diberikan sama seperti bantuan stimulus lainnya, yang hanya boleh diterima oleh pengusaha kecil yang belum tersentuh bantuan. Menurutnya mereka yang telah menerima bantuan baik dari pusat maupun dari Provinsi Bali, dipastikan tidak mendapat bantuan modal tersebut. 020

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.