Gde Agung Harap Milenial Jadi Agen Deradikalisasi

702 Melihat

Mangupura, posbali.co.id – Kaum milenial merupakan genarasi penurus bangsa, pada generasi inilah tumpuan arah bangsa dan Negara. Pemahaman bela Negara dan cinta tanah air harus terus ditanamakan dan jiwa para genarasi muda. Demikain disampaikan Anggota DPD RI/MPR RI, AA Gde Agung saat menyampaikan materi sosialisasi empat pilar kebangsaan, di Wantilan SMA Negeri 1 Mengwi, Jumat (29/11).

Anggota DPR RI AA Gde Agung menyapa siswa seusai menyampaikan materi sosialisasi empat pilar di SMA Negeri 1 Mengwi.

Pada sosialisasi empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika itu dihadiri sedikitnya 150 siswa dan juga guru di SMA tersebut, Gde Agung berharap genarasi milenial sebagai sebagai penerus bangsa untuk terus dapat menjaga empat pilar kebangsaan. Dimulai dari diri sendiri yang memberikan pengaruh positif bagi lingkungan sekitar.

“Kita harapkan milenial merupakan agen perubahan untuk mencegah paham radikal serta menjadi agen Deradikalisasi,” kata Agung Gde Agung.

Deradikalisasi mengacu pada tindakan preventif kontraterorisme atau stratregi untuk menetralisir paham-paham yang dianggap radikal dan membahayakan dengan cara pendekatan tanpa kekerasan. Pada sosialisasinya, Gde Agung yang duduk di Komite III DPD RI itu juga mengungkap sisi gelap paham radikal yang dapat menghancurkan keutuhan NKRI dan Pancasila sebagai idiologi bangsa Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika sebagai falsafah Negara.

“Untuk itu kita sasar kaum Milinela untuk melakukan sosialisasi. Harapanya, kaum mlinela bisa menjadi agen perubahan. Bisa mengubah mereka yang sudah terpapar paham radikal untuk kembali ke jalan yang benar. Melalui milenial menyuarakan kebenaran bukan kebencian,” tegas mantan Bupati badung Periode 2005-2015 itu.

Lanjut dia, Negara saat ini sedang menghadapi masalah radikalisme, bahkan muncul diberita ada anak di salah satu SMP di Batam menolak menyayikan lagi Indonesia raya dan menghormati Bendera Merah Putih. “Hal ini jangan sampai terjadi di Bali,” harap Anggota DPD RI yang juga Penglingsir Puri Ageng Mengwi itu.

Sementara itu, Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Mengwi, Ni Luh Made Ratna Agustini menyambut baik sosialisasi yang dilakukan di sekolah yang dipimpinnya itu. “ini sangat bermanfaat sekali khususnya untuk menakal paham radikal,” kata Agustini. Pihaknya juga berharap  kesadaran peserta didik untuk menumbuhkan jiwa cinta tanah air serta trutu serta dalam menjaga keutuhan NKRI.  020

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.