FIN.E Edukasi Generasi Milenial Berinvestasi

CEO dengan CRD FIN.E saat memberikan keterangan kepada awak media.
86 Melihat

MANGUPURA, posbali.co.id – Hati-hati dalam memilih investasi. Secara teori, investasi yang benar itu berbanding lurus dengan resiko. Artinya, setiap investasi pasti ada resiko. Untuk itu, perlu mengetahui terkait apa itu investasi, termasuk juga resiko yang akan dihadapi.

Hal tersebut disampaikan Founder Financial Evolution (FIN.E), AA Ngurah Cahaya Paramananda di Kembali Innovation Hub, Sunset Road, Seminyak, Kuta, Jumat (28/5).

“Kejadian adanya masyarakat yang menjadi korban dari oknum investasi itu, karena tidak ada pengetahuan mereka. Jadi dengan kita tahu, maka bisa meminimalisir kejahatan dari diri kita sendiri,” tuturnya.

Pihaknya mengaku telah banyak menerima pengaduan dari masyarakat yang menjadi korban dari investasi nakal. Untuk itu, pihaknya akan turun ke masyarakat melakukan edukasi, memberikan pemahaman yang baik dan benar tentang investasi, termasuk juga resikonya.

“Tujuannya untuk menekan kejahatan keuangan. Karena dengan tahu, kita akan lebih sedikit berpikir ketersesatan. Dan untuk di Bali sendiri ada beberapa klien yang datang ke kami, mereka mengaku menjadi korban dari investasi nakal,” jelasnya seraya mengatakan, harus belajar terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan jika melakukan investasi.

Paramananda menambahkan, FIN.E sendiri merupakan perusahaan rintisan yang bergerak untuk mengedukasi dibidang keuangan. Menyasar kaum milenial Bali dan nasional pada umumnya. Kata dia, tujuan dari FIN.E ini, bagaimana untuk melepas generasi sandwich (roti lapis, red) yang terhimpit hutang.

“Generasi muda memiliki jiwa konsumtif yang sangat tinggi, maka dari itu FIN.E melakukan Gerakan untuk menyadarkan masyarakat agar berubah ke arah lebih baik. Kami akan mengadakan Millennials on Investment, bertajuk ‘The Ultimate Financial Evolution’ pada Sabtu 12 Juni 2021 dengan menghadirkan Raditya Dika sebagai pembicara,” ujarnya seraya mengatakan, acara itu bertujuan untuk memperkecil resiko jika ingin berinvestasi di pasar modal.

Chief of Research and Development – CRD, I Putu Bagus Pramana Putera menambahkan, acara ini akan berlangsung via aplikasi zoom dengan target peserta seribu sampai dengan dua ribu orang dari seluruh Indonesia. “Untuk yang sudah registrasi hingga saat ini lebih dari tiga ratus peserta,” sebutnya.

Dia menjelaskan, acara itu bakal mengedukasi, konsultasi keuangan, hingga resiko berinvestasi. “Jadi FIN.E ini adalah lembaga edukasi dengan misi agar masyarakat tidak salah memilih dalam berinvestasi. Jangan hanya iming-iming untung, tapi malah bunting. Melalui FIN.E ini, masyarakat tahu resiko dalam berinvestasi, artinya tidak seperti beli kucing dalam karung,” tandasnya. 019

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.