Endek Bali Mendunia di Masa Pandemi, Diharap Gerakkan Ekonomi

Gubernur Bali, Wayan Koster.
158 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id Sentuhan tanda tangan Gubernur Bali, Wayan Koster, yang diberikan kepada pemilik Rumah Mode Kelas Dunia asal Prancis, Christian Dior Couture, S.A ternyata mampu membawa hasil tenun lokal Bali berupa kain tenun endek Bali mendunia di masa pandemi Covid-19. Hal ini pun menuai apresiasi dan pujian dari berbagai kalangan.

“Kami sangat bangga dan mengapresiasi, akhirnya keindahan dan kehangatan tenun endek Bali bisa dirasakan oleh masyarakat mancanegara. Semoga dengan kerja sama ini mampu menggerakkan kembali ekonomi di Bali yang sedang terdampak akibat pandemi Covid-19,” demikian sambutan yang disampaikan Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Kementrian Perdagangan RI, Kasan, saat menjadi saksi penandatanganan kerja sama antara Gubernur Koster dengan Christian Dior Couture, S.A dalam mempromosikan tenun endek Bali, Kamis (11/2/2021).

Muhammad Arif Hidayat dari Ditjen Bina Pembangunan Daerah, Kementerian Dalam Negeri menyampaikan komitmennya untuk mempromosikan dan melindungi kekayaan daerah. Pihaknya juga akan terus memfasilitasi Pemerintah Daerah dalam upaya melestarikan adat, kebudayaan serta tradisi di masing-masing daerah. “Kami akan melakukan apapun untuk turut mempromosikan kekayaan daerah serta mempermudah kerjasama ini,” katanya.

Ucapan selamat dan apresiasi pula disampaikan oleh Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, I Gede Ngurah Swajaya. Dia juga mengatakan akan terus berupaya memfasilitasi bentuk-bentuk kerja sama seperti ini antarnegara. Karena ini merupakan kontribusi nyata Pemerintah Daerah dalam usaha melindungi dan melestarikan warisan budayanya. “Saya harap kerja sama ini bisa menuai kesuksesan dan merembet ke bentuk kerja sama lainnya,” ujar Ngurah Swajaya.

Sementara itu, vendor Christian Dior, CV Puri Bintang, Anak Agung Ngurah Manik, serta perajin Putri Ayu, Ida Ayu Puspita Hartaty, menyampaikan rasa terima kasih kepada Gubernur Bali, Wayan Koster, serta Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Putri Koster, atas kerja kerasnya memfasilitasi perajin tenun endek Bali ke dunia internasional melalui kerja sama dengan Christian Dior.

Pihak vendor Puri Bintang mengaku, untuk memenuhi ekpektasi rumah mode dunia ini, proses pengerjaan kain tenun endek motif Bali asli dilakukan dengan kualitas kontrol yang ketat. “Seperti biasanya kami menggunakan sisir 30 untuk motif kain, namun sekarang kami menggunakan motif sisir 70. Memang ada sedikit lonjakan harga, namun motif seperti ini kami optimis bisa dijual di Bali juga,” jelas Ngurah Manik seraya berharap dengan kerja sama ini bisa mempengaruhi penjualan yang sempat sepi di masa pandemi Covid-19.

Puspita Hartaty mengaku kerja sama ini juga memberikan dampak positif terhadap penenun atau perajin kain tenun endek Bali yang sempat dirumahkan karena pandemi. “Untuk memenuhi pesanan Christian Dior, kami di perajin Putri Ayu menggandeng 45 penenun Bali, di antaranya 30 penenun dari Blahbatuh yang merupakan asuhan Putri Ayu, 6 penenun Srisedana Sukawati, dan sisanya 9 penenun dari Giri Putri Bangli,” katanya.

Dia menceritakan, dengan mendunianya kain tenun endek Bali, pihaknya mengalami lonjakan pemesanan kain endek dengan motif yang sama seperti Christian Dior. Diharapkannya semoga dengan hadirnya Surat Edaran Nomor 04 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali / Kain Tenun Tradisional Bali yang sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali yang sudah diimplementasikan dalam Pameran Bali Bangkit mampu memberikan dampak positif kepada perajin tenun lokal Bali.

Gubernur Koster menyatakan segala perjuangan yang panjang ini dilakukan untuk membantu para perajin IKM/UMKM yang terdampak pandemi Covid-19. Untuk mewujudkannya, pihaknya terlebih dahulu dengan membuat regulasi yang berpihak kepada IKM lokal Bali, apalagi pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. “Regulasi yang wajib kita implementasikan ini pula sebagai upaya kami di dalam melestarikan warisan budaya Bali,” ujarnya.

Gubernur Koster berpesan kepada Christian Dior agar menggunakan kain tenun endek Bali dengan sebaik-baiknya, dijaga sebaik-baiknya sehingga taksu kain tenun endek Bali bisa dirasakan oleh masyarakat dunia. “Saya berharap kain tenun endek Bali makin dikenal dunia, sehingga bisa berdampak bagi kesejahteraan perajin dan masyarakat Bali,” pungkasnya. 019/rls

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.