Endek Bali Jati Diri Masyarakat Bali

Foto: Gubernur Bali Wayan Koster
37 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Gubernur Bali, Wayan Koster menegaskan bahwa kain tenun endek atau kain tenun tradisional Bali merupakan warisan budaya kreatif masyarakat Bali yang wajib dilestarikan, dilindungi, digunakan, dan diberdayakan sebagai jati diri masyarakat Bali yang berkarakter dan berintegritas sesuai dengan Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana menuju Bali Era Baru.

Menurut dia, kain tenun endek Bali memiliki pesona dan motif yang indah, sehingga membuat belakangan ini muncul produk kain bermotif seperti endek yang bukan hasil kerajinan masyarakat Bali dan tidak berbasis budaya kreatif lokal Bali, sehingga dikhawatirkan mengancam keberadaan kain ini serta para pengrajinnya dan pelaku usahanya.

“Untuk itu kain tenun endek Bali perlu digunakan dan diberdayakan secara ekonomi agar dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bali. Pemerintah juga harus berpihak dan berkomitmen terhadap sumber daya lokal dengan berperan aktif untuk melestarikan, melindungi, dan memberdayakan kain tenun endek atau kain tenun tradisional Bali ini,” jelas Koster.

Wayan Koster menegaskan, kain endek Bali merupakan salah satu produk berbasis budaya yang perlu dilindungi, dikembangkan, dibina, dan diberdayakan agar bermanfaat sebesar-besarnya bagi krama Bali. Untuk mewujudkan itu, maka pihaknya mengeluarkan Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 4 Tahun 2021 tentang Penggunaan Kain Tenun Endek Bali/Kain Tenun Tradisional Bali.

“Kami mengajak para pimpinan dan pegawai instansi yang memiliki penghasilan bulanan, agar menyisihkan penghasilannya dengan membeli produk kain tenun endek Bali, sehingga dapat membantu IKM dan UMKM masyarakat Bali yang tengah menghadapi kelesuan pasar di masa pandemi Covid-19 saat ini,” tandasnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.