Elemen Masyarakat Tabanan Tolak Unjuk Rasa Anarkis

Berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Tabanan, Minggu (18/10) deklarasi menolak unjuk rasa yang bersifat anarkis.
95 Melihat

TABANAN, posbali.co.id – Berbagai elemen masyarakat di Kabupaten Tabanan menyikapi maraknya unjuk rasa dengan sifat anarkis, yang dilakukan oleh mahasiswa maupun kelompok lainnya. Terkait hal itu, mereka pun melakukan deklarasi di berbagai tempat, dan menolak unjuk rasa anarkis, Minggu (18/10).

Beberapa di antaranya masyarakat di Desa Adat Jegu (Penebel), Yayasan Bali Insani Meliling (Kerambitan), para tokoh masyarakat muslim di Candikuning II (Baruriti), Majelis Adat Kabupaten Tabanan, sekaa teruna se-Kabupaten Tabanan, dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

Bendesa Adat Jegu, I Made Karnata, dengan tegas menyatakan bahwa pihaknya menolak aksi unjuk rasa yang dilakukan dengan tidak terarah. “Kami menolak adanya unjuk rasa yang bersifat anarkis. Untuk itu, kami
mendukung langkah Polri, dan siap bersinergi bersama Polri untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif,” tegasnya.

Hal senada diungkapkan elemen masyarakat, yang intinya tetap mendukung Polri dalam menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. “Sebagai masyarakat agar tetap bijak, menyaring dalam menanggapi berita-berita yang berkembang, agar kita tidak mudah terpengaruh isu-isu negative ataupun berita hoaks yang belum tentu kebenarannya,” ucapnya. gap

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.