Dukung Pemulihan Pariwisata Bali, DPD RI Sebut Wisman Tak Perlu Karantina

Wakil Ketua DPD RI, Dr. H. Mahyudin
635 Melihat

DENPASAR, posbali.co.id – Dewan Perwakilan Rakyat (DPD) Republik Indonesia (RI) menyatakan dukungannya terhadap pemulihan pariwisata Bali. Mengingat, Bali yang mengandalkan sektor perekonomian dari ‘gemerincing dolar’, sangat terpuruk dengan mewabahnya virus bernama SARS-CoV-2 ini.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Ketua DPD RI, Dr. H. Mahyudin seusia Fokus Group Discussion (FGD) Persektif Daerah Menuju Sistem Bikameral yang Efektif bekerjsama dengan Universitas Udayana di Wisawasabha Utama, Kantor Gubernur Bali di Denpasar, Rabu (17/11).

“Pertama tentu DPD mendorong pemulihan pariwisata di Bali. Seperti yang kami melakukan FGD di Bali yang tentunya memberikan opini kepada wisatawan domestik bahwa saat ini Bali relatif sudah aman dari Covid-19. Saya kira Bali sudah layak sebagai tujuan wisata domestik,” kata Mahyudin.

Sementara itu, terkait ‘open border’ yang hingga kini belum ada wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali, Mahyudin berharap pemerintah memberikan kelonggaran dengan melihat persentase jika vasinaksi sudah mencapai 80%, sehingga membentuk kekebalan kelompok.

“Kalau sudah 80% yang tervaksin, saya kira tidak perlu karantina. Karena itu tidak juga efektif. Bisa jadi pelaksanaan di lapangan tidak seperti apa yang kita bayangkan,” jelasnya.

Menurutnya, wisman yang datang ke Bali cukup PCR dengan hasil negatif, sehingga tidak perlu karantina.

“Sebenarnya negara-negara lain banyak yang tidak melakukan karantina. Bukan hanya Thailand dan Uni Emirat saja. Bahkan banyak yang sudah melepas masker,” ungkapnya.

Kendati demikian, pihaknya mengajak tetap untuk menerapkan protokol kesehatan. Seperti memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan.

“Untuk Bali saya rasa cukup kalau sudah bebas Covid-19 tidak perlu karantina. Cukup vaksin serta PCR. Tapi ini harus evaluasi terus,” tandasnya. alt

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.