Dugaan Politik Uang di Jembrana, Bawaslu Periksa Dua Saksi

Pande Made Ady Muliawan
144 Melihat

JEMBRANA, posbali.co.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jembrana bersama penyidik Polres dan Kejari Jembrana yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) terus melakukan pemeriksaan terhadap dua orang saksi dugaan kasus money politics atau politik uang asal Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Jembrana. Pemeriksaan dilakukan di kantor Bawaslu Jembrana Senin (7/12/2020).

Salah seorang warga Desa Tuwed, Kecamatan Melaya berinisial R melaporkan adanya dugaan politik uang ke Bawaslu Jembrana. R datang ke Bawaslu Jembrana didampingi Putu Arta, salah satu tim kuasa hukum paslon 2 untuk melaporkan MR yang juga warga desa setempat. MR dilaporkan atas dugaan membagi-bagikan uang saat kegiatan kampanye pada tanggal 3 Desember 2020 lalu.

Dengan adanya laporan tersebut, Bawaslu melakukan pemanggilan terhadap kedua saksi. Bahkan, kedua saksi ini sudah dimintai keterangan di ruang berbeda selama 4 jam dari pukul 09.00 Wita sampai 13.00 Wita. “Kedua saksi ini dipanggil untuk dimintai keterangan atau klarifikasi terkait kasus dugaan money politics. Kita ajukan sebanyak 18 pertanyaan kepada masing-masing saksi,” ungkap Ketua Bawaslu Jembrana, Pande Made Ady Muliawan.

Pande mengatakan, kasus dugaan politik ini dilaporkan oleh salah seorang warga berinisial MR asal Desa Tuwed, Kecamatan Melaya pada tanggal 4 Desember. Sedangkan kejadiannya terjadi pada tanggal 3 Desember 2020. Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya sudah mengambil langkah-langkah dengan melakukan kajian awal selama dua hari pada tanggal 5 dan 6 Desember lalu. “Astungkara, klarifikasi terhadap dua saksi sudah kami lakukan. Tadi selesai sekitar pukul 13.00 Wita,” jelasnya

Terkait isi klarifikasi, pihaknya tidak bisa menyampaikan karena hasil kajiannya akan dijadikan sebagai dasar atau pertimbangan di internal Gakkumdu. Untuk status laporan, akan ditetapkan tanggal 11 Desember karena pihaknya memiliki waktu 5 hari sejak laporan diregister tanggal 6 Desember. Selain itu, pihaknya juga akan memanggil 4 orang saksi lainnya yang namanya disebut oleh dua orang saksi saat dimintai keterangan. “Kepada 4 orang saksi ini rencananya besok (hari ini, red) kita mintai keterangan,” pungkasnya. 024

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.