Dua Bulan Warga di Kecamatan Sidemen Alami Krisis Air

Ilustrasi
167 Melihat

KARANGASEM, posbali.co.id – Sebagian warga di Kecamatan Sidemen, Karangasem mengeluhkan air saluran dari PDAM yang tak kunjung mengalir. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga harus mencari air di aliran sungai, seperti dialami warga Desa Tangkup dan Desa Sangkan Gunung. Pasokan air dari PDAM untuk dua desa ini mati sejak dua bulan belakangan.

Kondisi tersebut dibenarkan Perbekel Desa Tangkup, Gede Sukardinata, saat dihubungi melalui telepon, Rabu (18/8/2021). “Warga kami kesulitan untuk mendapat air bersih sejak dua bulan ini,” dakunya.

Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, jelasnya, warga Desa Tangkup ramai-ramai mencari air di beberapa sumber mata air wilayah setempat. Khusus untuk mandi, warga lebih memilih di sungai. Namun, untuk mendapat air bersih, warga mesti berjalan kaki sejauh 2 kilometer.

“Kalau air untuk masak ini agak sulit, karena sumber mata air debit airnya kecil dan sedikit juga. Makanya warga banyak yang mengantre untuk mendapat air bersih. Kadang dapat satu sampai dua jeriken, waktu mereka habis untuk mencari air,” keluhnya.

Pihaknya pun sudah mengadukan hal ini kepada pihak PDAM Kecamatan Sidemen. Informasi yang didapat, kabarnya ada gangguan di sumber air Telaga Waja. Meski mendapat suplai air tangki, tapi hal tersebut tidak bisa memenuhi kebutuhan warga secara keseluruhan. “Paling hanya 20 konsumen saja yang dapat. Itupun tidak setiap hari, kadang seminggu sekali. Sementara warga kami ada 887 KK dan 90 persen pelanggan PDAM,” terangnya.

Mengingat vitalnya air bagi kehidupan, dia berharap masalah ini bisa segera diatasi. Menurutnya, PDAM harus menyeimbangkan hak dan kewajiban. “Untungnya warga kami sabar meski warga kami sebenarnya sudah kewalahan, terutama kebutuhan dapur. Kami juga minta agar ada keringanan dari PDAM soal pembayarannya,” pesannya.

Menanggapi kondisi itu, Direktur PDAM Karangasem, I Gusti Made Singarsi, tidak membantah ada kendala pelayanan untuk sebagian wilayah Sidemen. Dia mengaku saat ini sedang dalam masa perbaikan, tapi belum ditemukan titik pasti kerusakannya. “Sedang diatasi, kerusakannya ada di bagian pipanya tersumbat. Perbaikannya itu dari UPT Telaga Waja, karena kami membeli air bakunya kepada mereka. Coba konfirmasi langsung ke UPT Telaga Waja,” sarannya. 017

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.