Distan Buleleng Prioritaskan Pembangunan Infrastruktur Pertanian

Pembangunan salah satu infrastruktur pertanian di Buleleng yang anggarannya bersumber dari DAK Pusat.
157 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Meski kondisi keuangan daerah menipis di tengah pandemi Covid-19, namun Dinas Pertanian (Distan) Buleleng tetap membangun infrastruktur pertanian untuk meningkatkan hasil produksi para petani lokal. Pembangunan ini memanfaatkan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Pemerintah Pusat.

Kepala Distan Buleleng, Made Sumiartha, mengatakan, DAK yang sebesar Rp2 miliar tersebut diperuntukkan untuk membangun irigasi, embung, jalan pertanian, dan alat-alat mesin pertanian. Realisasinya diserahkan kepada subak masing-masing, mengingat program ini bersifat swakelola.

“Masing-masing kelompok subak yang melakukan pembangunan, pengelolaan, dan perawatan infrastruktur yang telah dibangun. Tentunya dengan pembinaan langsung dari Dinas Pertanian,” kata Sumiarta, Selasa (24/8/2021).

Terkait dengan pembangunan irigasi, dia menjelaskan saat ini pembangunan dilaksanakan pada jaringan irigasi tersier milik 30 kelompok subak yang tersebar di Kecamatan Buleleng, Sukasada, Kubutambahan, Sawan, Banjar, Seririt, Busungbiu, dan Gerokgak. Selain itu, dibangun irigasi perpipaan dan embung tadah hujan pada daerah yang jauh dari sumber air. Infrastuktur irigasi perpipaan dibangun di Kecamatan Busungbiu dan Sukasada.

Kemudian untuk embung dibangun di Kecamatan Gerokgak dan Sawan. Bukan hanya itu, juga dibangun Dam Parit di Subak Lanyahan, Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Buleleng, yang juga pembangunannya memanfaatkan DAK Pemerintah Pusat. “Sejauh ini realisasi secara keseluruhan yang sudah berjalan mencapai 58 persen. Target selesai pada akhir tahun 2021 ini,” pungkas Sumiarta. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.