Dipicu Masalah Perempuan, Tiga Pemuda Main Keroyok

Ketiga pelaku pengeroyokan saat diamankan di Mapolsek Sawan, Buleleng.
890 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Polisi mengamankan tiga orang pemuda di Mapolsek Sawan, Buleleng. Ketiga pemuda itu berinisial Gede TA alias S (22), Komang AJA alias MW (18), dan satu lagi berinisial Kadek AY (18).

Ketiga pemuda itu diduga melakukan aksi pengeroyokan terhadap korban Kadek Sri Adnyana (21), warga Desa Alasangker, Kecamatan Buleleng. Aksi pengeroyokan itu diduga terjadi pada Kamis (14/10/2021) sekitar pukul 13.00 Wita di sebuah perumahan di Desa Kerobokan, Kecamatan Sawan.

Pengeroyokan ini konon dilatarbelakangi salah paham karena korban berusaha mendekati seorang perempuan. Perempuan itu merupakan kekasih salah satu pelaku. Korban pun dipancing datang bertemu perempuan itu, padahal yang menghubungi korban adalah salah satu dari ketiga pelaku.

Alih-alih menyelesaikan masalah ini dengan baik, ketiga pelaku malah main keroyok. Korban pun sudah meminta maaf, tapi ketiga pelaku terus memukul dan menendang korban. Korban juga dipukul menggunakan helm, serta menjerat leher korban menggunakan rantai pengikat anjing. Aksi ini pun direkam dan viral di medsos.

Tak terima dirinya dianiaya, korban Sri Adnyana diantar orangtua dan perangkat Desa Alasangker, melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Sawan, pada Kamis (14/10/2021) malam. Berangkat dari laporan itu, polisi langsung melakukan penangkapan kepada ketiga pelaku.

Kepala Dusun Alasangker, Komang Budiastawan, meminta agar polisi melakukan langkah-langkah hukum untuk memproses kasus ini. ‘’Warga saya tidak saja dipukul pakai tangan dan tendangan kaki, tapi helm. Salah satu pelaku cemburu buta dengan korban, kami tidak terima karena pengeroyokanya seperti kurang berani,’’ kata Budiastawan.

Seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Sawan, AKP Nyoman Pawana Jaya Negara, mengatakan, kasusnya masih penyelidikan lebih lanjut dengan memintai keterangan beberapa orang saksi termasuk korban. Pelaku diamankan sekitar pukul 22.30 Wita. ‘’Ketiganya telah mengakui mengeroyok korban, diduga karena masalah asmara atau pacar dari salah satu pelaku. Untuk visum korban akan dilakukan,’’ pungkas AKP Pawana. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.