Dinas PUPR Mulai Menata Taman Kota

156 Melihat

Dinas PUPR Mulai Menata Taman Kota

MANGUPURA, POS BALI  – Hibah Dana Pariwisata  25 persen  menjadi angin segar bagi dinas PUPR Kabupaten Badung.  Pasalnya,  beberapa alokasi dana diperuntukan proyek yang selama ini mandeg imbas Covid-19, kini bisa terealisasi menggunakan anggaran tersebut.

Adapun sejumlah proyek yang dikerjakan PUPR menggunakan dana hibah pariwisata tersebut adalah penggelontoran (pengerukan sedimentasi) dan penataan minor alir TuKad Mati Seminyak, Legian, Kuta, penataan abrasi di sejumlah pantai di Badung Selatan, serta penataan lahan taman kota di kawasan central parkir Kuta.

Khusus penataan lahan taman kota di Kuta, Minggu (22/11) sejumlah pekerja terlihat merapikan menggunakan dua unit eksavator. Taman tersebut menggunakan lahan Pemkab Badung dan bersebelahan dengan lahan hak milik. Taman tersebut digadang-gadang menjadi kawasan terbuka hijau dan paru-paru kecamatan Kuta yang padat aktifitas.

“Luasan lahan ini kurang lebih satu hektar. Kita mulai tata lahan ini dengan konsep taman kota yang dimanfaatkan tempat bermain dan berkumpul. Jadi ini akan menjadi taman rekreasi masyarakat di Kuta.  Di depannya kita akan pasang spot untuk taman bermain anak di depan,” kata  Kadis PUPR Kabupaten Badung, IB Surya Suamba.

Untuk menata taman dengan konsep memanjang kesamping, pihaknya cenderung memakai alat berat. Hal itu untuk mempercepat proses penataan, serta lahan tersebut merupakan lahan kosong yang sudah lama ditumbuhi semak belukar. Untuk membuat lahan tersebut menjadi subur, pihaknya mengaku menguruk menggunakan tanah gembur bekas pembangunan balai Budaya di Puspem Badung. “Selain penataan, nanti kita akan tan beberapa pohon perindang dan pohon buah. Seperti pohon besar jenis pule, tabebuya, pohon tangi, pohon badung, pohon mangga dan ketapang. Untuk pohon flamboyan kita akan tanam pinggiran bantaran dekat taman ini,” ujarnya.

Penataan taman kota tersebut dilaksanakan swakelola. Pagu anggaran disiapkan mencapai Rp5 miliar. Pengerjaan diproyeksikan rampung akhir Desember 2020. “Jadi anggaran itu disesuaikan dengan dengan waktu pengerjaan di lapangan. Kami berusaha secepatnya melaksanakan penataan ini agar terserap seluruh anggaran,” ujarnya. 023

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.