Dikira Bau Sampah, Ternyata Mayat Membusuk

Proses evakuasi penemuan mayat di area Sungai Sangsang, Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Gianyar.
255 Melihat

GIANYAR, posbali.co.id – Sesosok mayat berjenis kelamin perempuan dalam kondisi membusuk ditemukan di Banjar Lebih Duur Kaja, Desa Lebih, Gianyar, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 21.00. Karena kondisinya itu, polisi jadi kesulitan mendeteksi identitasnya.

Penemuan mayat tersebut bermula setelah pada Kamis (11/2/2021) lalu, beberapa warga yang hendak mencuci pakaian di Tukad Sangsang pada sore hari mencium bau busuk. Awalnya warga mengira bau busuk berasal dari sampah yang membusuk dan berair di sekitaran sungai. Namun, lama kelamaan bau busuk itu makin menyengat, lebih seperti bau bangkai.

Karena curiga, Sabtu (13/2/2021) sekitar pukul 21.00, puluhan warga laki-laki melakukan pengecekan ke Tukad Sangsang. Dugaan mereka terbukti. Ternyata bau busuk itu berasal dari sesosok mayat perempuan yang ditemukan dalam posisi tertelungkup di sebelah timur sungai. Posisinya menyangkut di celah-celah batu sungai. Warga kemudian melapor ke Bhabinkamtibmas Desa Lebih yang selanjutnya diteruskan ke Polsek Gianyar.

Salah satu warga, Kadek Agus Junaidi, mengatakan, warga setempat tidak menyangka bau menyengat di areal Sungai Sangsamg tersebut dari mayat. “Tidak menduga itu mayat, bau itu sudah sejak tiga hari yang lalu. Dikira bau sampah di TPA Temesi, karena jaraknya lumayan dekat dari lokasi,” tuturnya.

Proses evakuasi sempat mengalami kesulitan, karena jalan menuju ke areal Sungai Sangsang sangat licin dan terjal. Petugas kepolisian dan BPBD sampai terjatuh saat menyusuri jalan menuju ke areal sungai tersebut.

Kapolsek Gianyar, Kompol IGN Yudistira, yang dimintai konfirmasi, Minggu (14/2/2021) membenarkan adanya penemuan mayat tersebut. Kata dia, mayat tersebut dievakuasi tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar ke ke RSUP Sanglah untuk divisum dan diidentifikasi. Sampai saat ini jajarannya masih menyelidiki identitas mayat itu dan apa penyebab kematiannya. “Masih kami lakukan penyelidikan,” pungkasnya. 011

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.