Didukung Bali Wake Park And Aqualand, AKAME Sedot Ratusan Wisman Per Hari

798 Melihat

DENPASAR, Posbali.co.id – AKAME Resto menjadi salah satu tempat favorit bagi wisata kuliner yang didukung dengan fasilitas Bali Wake Park and Aqualand satu-satunya ada di Indonesia. Akomodasi wisata dunia yang berlokasi di pintu gerbang Kota Denpasar itu menyedot ratusan wisatawan asing yang datang melalui akses Pelabuhan Benoa atau Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Restaurant dengan sajian menu utama sea food ini banyak dipilih wisatawan yang sudah beberapa kali datang ke Bali karena berada di kawasan bebas macet. Tempat ini juga menjadi tujuan utama wisatawan mancanegara yang memiliki hobi olahraga prestasi wakeboarding karena menjadi satu-satunya di Bali bahkan di Indonesia.

GM AKAME Resto Vanny mengatakan, kunjungan wisatawan ketempatnya sejak berdiri tahun 2005 lalu cukup stabil. Berkembang secara perlahan ditengah berbagai polemik dan pro kontra yang meninpa program penbangunan di kawasan Teluk Benoa. Pusat kuliner yang sudah didukung fasilitas tambahan berupa wahana air (watersport) sejak empat tahun ini kini semakim dikenal dengan penambahan wahana baru setahun terakhir berupa aqualand. Sehingga tercipta kawasan usaha akomodasi pariwisata terintegrasi yang semakin diminati wisatawan baik lokal maupun mancanegara. “AKAME Resto dan Bali Wake Park sebenarnya satu owner namun beda manajement. Kami melihat dari sisi pariwisata peluang selalu ada selama tourist mau datang. Terlebih disini ada permainan air yang selalu dilombakan di tingkat internasional,” jelas alumni SMK Pariwisata Harapan Denpasar ini.

Membaca peluang pasar untuk ikut membangun kepariwisataan Bali yang berkualitas sejak empat tahun terakhir, AKAME Resto terus berkalaborasi dengan seluruh divisi bisnis yang ada di Bali Wake Park. Wisatawan banyak datang berkelompok (group) dan untuk wisatawan domestik sebagian besar datang dari Jakarta dan Surabaya. “Bali Wake Park memberlakukan harga yang berbeda antara domestik dan internasional. Equipment sudah ada dan kita cover insurence. Mereka juga bisa pesan makan di AKAME Resto,” jelasnya lanjut mengaku kunjungan per hari di Bali Wake Park sekitar seratus orang kecuali saat musim libur kunjungan wisman hingga mencapai 400 orang per hari.

Wanita muda yang mengawali karir dari posisi penyambutan tamu di meja depan ini berharap, pariwisata Bali berjalan sesuai harapan dan semua sektor bisnis bisa tumbuh berdampingan. Terlebih pembangunan di kawasan Pelabuhan Benoa diharapkan mampu disinergikan dengan seluruh akomodasi pariwisata yang sudah ada sebelumnya untuk menyeimbangkan pembangunan dan kebutuhan dunia pariwisata. Mempekerjakan banyak tenaga lokal Bali, Vanny berharap kedepan sektor kepariwisataan terbangun untuk saling mendukung dan menjaga pelayanan serta bersama-sama menjaga citra kepariwisataan Bali. ” Kedepan harus saling sinergi, ya kita berharap bisa saling support. Kita bermain di pariwisata yang penting kita bisa jaga pelayanan supaya tidak mencemarkan nama baik Bali. Selama pelayanan baik tamu luar pasti pingin kesini lagi, seperti di Bali Wake Park wisatawan pasti main (datang kembali, red) untuk kedua kalinya,” jelasnya. 016

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.