Dibiayai APBN, Pembangunan Asrama STAHN Mpu Kuturan Singaraja Resmi Dimulai

Peletakan batu pertama terkait pembangunan asrama STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Buleleng.
210 Melihat

BULELENG, posbali.co.id – Pembangunan asrama di Sekolah Tinggi Agama Hindu Negeri (STAHN) Mpu Kuturan Singaraja mulai dilaksanakan. Dimulainya pembangunan ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat (9/7/2021). Sebelumnya diawali dengan upacara pecaruan eka sata bertepatan dengan Tilem Sasih Kasa.

Peletakan batu pertama dilakukan oleh Ketua STAHN Mpu Kuturan Singaraja, Dr. I Gede Suwindia, S.Ag, M.A didampingi para Wakil Ketua. Hadir dalam kesempatan itu, Kasatker Penyedia Perumahan Kementrian PUPR di Provinsi Bali, I Wayan Suardana.

Suwindia mengatakan, agenda peletakan batu pertama ini digelar secara terbatas dengen penerapan protokol kesehatan di tengah situasi PPKM Darurat. “Niat tulus dan bakti kami adalah melakukan ritual Kehinduan. Saat membangun, kami meletakkan fondasi sebagai bentuk rasa bakti menyatukan pertiwi dan akasa agar diberikan restu, agar pembangunannya lancar,” kata Suwindia.

Suwindia mengaku bersyukur lantaran Kementerian PUPR bersedia memberikan hibah pembangunan asrama di tahun 2021 ini. “Kami harap, seluruh civitas akademika mendoakan agar pembangunan ini berjalan sesuai dengan harapan. Mari dukung bersama,” ujar Suwindia.

Sementara itu, Kasatker Penyedia Perumahan Kementrian PUPR di Provinsi Bali, Wayan Suardana, meminta agar seluruh civitas STAHN Mpu Kuturan ikut andil melakukan pengawasan terhadap pembangunan asrama yang dibiayai dari Dana APBN Tahun 2021 sehingga pembangunan dan barang sesuai spesifikasi. “Pengawasan tidak mungkin kami lakukan sendiri, karena yang pakai adalah STAHN. Jangan sampai barang yang diberikan tidak sesuai dengan spek. Kami harapkan, kalau menerima barang tidak sesuai spek agar disampaikan ke kami, bukan ke rekanan,” ucap Suardana.

Pihak STAHN Mpu Kuturan juga diminta mempercepat proses penghunian. Harus sudah dibuatkan siapa yang menjadi prioritas sebagai penghuni asrama sebab asrama ini di bulan Januari 2022 harus sudah dihuni. “Soal proses IMB sudah jalan. Saya harapkan agar sertifikatnya bisa terbit. Jadi mohon bantuan dari pihak STAHN,” pungkas Suardana.

Pembangunan Asrama STAHN Mpu Kuturan Singaraja yang berlokasi di Jalan Pulau Menjalangan, Kelurahan Banyuning, Buleleng dibangun atas hibah dari Kementerian PUPR, dengan kucuran anggaran Rp14,593 miliar dengan durasi pengerjaan selama 229 hari kalender. 018

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.