Denpasar Kini PPKM Level 2, Tetap Disiplin Prokes Cegah Kasus Melonjak Lagi

Tim Yustisi tetap melakukan penertiban prokes di tempat umum kendati Denpasar sudah masuk PPKM Level 2
121 Melihat

DENPASAR, POS BALI- Kasus Covid-19 di Kota Denpasar terus menurun. Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) kini diturunkan dari level 3 menjadi level 2 terhitung sejak 19 Oktober lalu. Aktivitas masyarakat sedikit dilonggarkan.

Kasus Covid-19 melandai dan level PPKM diturunkan tak lantas disambut masyarakat dengan eforia. Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar meminta masyarakat tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes) sebab kasus Covid-19 sejatinya masih tetap ada, hanya jumlahnya mengalami penurunan.

“Saat ini penyebaran kasus masih tetap terjadi meskipun sudah mengalami penurunan. Level 2 ini harus dipertahankan dan bahkan diturunkan. Tetap disiplin prokes seperti memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas ke luar rumah,” kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Denpasar I Dewa Gede Rai.

Ia menegaskan, disiplin prokes ini penting agar kasus Covid-19 di Ibu Kota Provinsi Bali ini terus menurun, bahkan bisa bebas dari kasus Covid-19, bukan malah kembali naik karena masyarakat lengah dengan penurunan level PPKM saat ini.

“Jangan sampai kasus malah naik saat Denpasar sudah masuk level 2. Kami berharap secepatnya Denpasar bisa bebas positif Covid-19,” ujar Dewa Rai.

Dengan berlakunya PPKM level 2, kata dia, Pemkot Denpasar memberikan ruang untuk masyarakat beraktifitas termasuk dalam kegiatan ekonomi maupun rekreasi. Namun, pihaknya tak mau gegabah dengan memberikan keleluasaan secara penuh.

Masih ada batasan-batasan yang diberikan salah satunya terkait dengan pembukaan fasilitas publik yang dilaksanakan secara terbatas.

“Kami memang tetap berhati-hati dan bertahap melakukan pembukaan fasilitas publik. Selain itu tetap juga memperhatikan indikator dari pemerintah pusat,” kata Dewa Rai.

Lebih lanjut ia mengatakan, turunnya level PPKM ini tak terlepas dari berhasilnya usaha menurunkan kasus aktif. Selain itu, juga adanya peningkatan kapasitas tracing.

“Vaksinasi juga kami tingkatkan sehingga kami harap semua warga Kota Denpasar bisa divaksinasi dalam waktu cepat,” katanya.

Meskipun sudah ada penurunan level PPKM, pihaknya tetap mengedukasi masyarakat untuk disiplin menerapkan Prokes. Operasi penertiban prokes tetap dilakukan setiap hari

“Penurunan kasus ini 80 persennya ditentukan oleh prilaku masyarakat. Jadi jangan abaikan prokes dalam aktivitas,” pungkas Dewa Rai.

Warga Denpasar, Taria, mengaku tetap disiplin menerapkan prokes kendari level PPKM. “Sama seperti sebelumnya, tetap disiplin prokes karena kasus Covid ini masih ada,” ujarnya.

Hal yang sama juga dilakukan Armando. “Tak boleh lengah dengan status PPKM yang diturunkan dari level 3 menjadi level 2. Tetap disiplin pakai masker, cuci tangan, jaga jarak. Harus diantisipasi jangan sampai muncul gelombang ketiga kasus Covid ini,” ujarnya.

Perkembangan kasus Covid-19 di Denpasar pada Kamis (21/10/2021), tercatat penambahan kasus positif 12 orang, pasien sembuh 10 orang, dan pasien meninggal dunia tak ada. Belakangan ini penambahan kasus harian hanya belasan orang, bahkan menyentuh satu digit yaitu lima orang beberapa hari lalu. Jumlah ini menurun jauh dibandingan dua bulan lalu yang mencapai ratusan orang kasus positif setiap hari. 010

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.