Deni Asnawi : Perencanaan Asal-asalan, Penyebab Proyek Molor di Lobar

943 Melihat

LOBAR, POSBALI.CO.ID – Molornya sejumlah proyek yang ada di sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kabupaten Lobar dikritik Dewan. Menurut Ketua Komisi 3 DPRD Lobar, H. Deni Asnawi, hal itu disebabkan tak matangnya proses perencanaan pembangunan dan perencanaan penganggaran dari proyek-proyek dimaksud.

Ketua Komisi 3 DPRD Lobar
H. Deni Asnawi

Disampaikan Deni Asnawi, ada yang tidak tepat dari sisi perencanaan proyek-proyek tersebut. Bahkan tak tanggung-tanggung dia menyatakan bahwa proses awal dari perencanaan proyek pembangunan yang tidak baik. “Kami mengindikasikan proses awal yang tidak baik,” tegasnya.

Terkait itu semua, politisi Partai Berkarya itu mengakui belum ada komunikasi yang intensif dengan SKPD-SKPD terkait. Namun demikian dia memastikan bahwa Komisi 3 DPRD Lobar akan menggelar rapat internal terlebih dahulu. “Kemudian kami akan memanggil SKPD terkait yang proyek pembangunannya molor dan juga rekanan untuk duduk bersama,” tambahnya.

Tak berhenti sampai disitu, Komisi 3 DPRD Lobar juga akan menyisir seluruh proyek yang ada di Kabupaten Lobar untuk menggelar sidak. “Setidaknya kami bisa tahu kendalanya di bawah dan progres pembangunan itu seperti apa. Semua proyek akan kita lihat,” tegas politisi asal Gunung Sari tersebut.

Lalu bagaimana dengan sikap eksekutif yang mem-blacklist sejumlah rekanan yang mengerjakan proyek-proyek tersebut ? Deni Asnawi mengatakan, langkah mem-blacklist rekanan itu terkesan terburu-buru. “Seharusnya ada komunikasi sejak awal dengan pihak rekanan. Kami justru melihat ini sebagai bentuk ketidakmampuan SKPD dalam mencari rekanan untuk mengerjakan proyek strategis di Kabupaten Lobar,” pungkasnya kemudian.

Seperti diketahui, sejumlah proyek dihampir seluruh SKPD terancam molor. Bahkan, proyek pembangunan di Dinas Kesehatan menjadi yang terparah karena hampir 8 proyek diantaranya 7 proyek pembangunan Puskesmas dan 1 perumahan dokter yang dipastikan akan molor. “Ada 8 proyek pembangunan yang molor,” aku Kepala Dinas Kesehatan Lobar Hj. Ni Made Ambaryati dalam sebuah kesempatan.

Tak hanya itu, pembangunan pelabuhan di kawasan Pantai Senggigi milik Dinas Perhubungan Lobar juga terancam molor sampai akhir tahun. Dari informasi yang diperoleh, setidaknya ada sekitar 23 proyek pembangunan yang terancam molor hingga akhir tahun 2019 ini. 033

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.