Demokrat Lobar Tolak KLB Abal-abal, IJU : Pidanakan Penumpang Gelap

379 Melihat
Ketua DPC Partai Demokrat Lobar Indra Jaya Usman

LOBAR, POSBALI.CO.ID – Kisruh ditubuh Partai Demokrat nampaknya masih belum berakhir. Dari informasi yang beredar, perhelatan politik yang menamakan diri Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat (PD) digelar hari ini di Sumatera Utara.

Terkait itu, DPC Partai Demokrat Kabupaten Lobar menyatakan menolak dengan tegas pelaksanaan KLB tersebut. “DPC Demokrat Lobar menolak dengan tegas diadakannya KLB abal-abal di Medan,” tegas Ketua DPC Partai Demokrat Lobar Indra Jaya Usman lantang, Jumat (5/3).

Menurut dia, KLB abal-abal tersebut tidak dihadiri pemilik suara yang sah. Selain itu, KLB yang digelar tersebut tidak memenuhi syarat AD/ART yang disahkan oleh negara melalui Kementerian Hukum dan HAM RI. “Dan kami mengancam siapapun yang mengatasnamakan pemilik suara yang sah dari DPC Demokrat Lobar untuk kami pidanakan,” ancamnya.

Dikonfirmasi terkait adanya keterlibatan kader di Lobar, IJU panggilan akrab Indra Jaya Usman mengatakan bahwa kader Partai Demokrat yang sah tidak ada yang terlibat. Hanya saja, lanjut dia, ada pergerakan dari orang yang sudah keluar dari Demokrat ke partai lain, yang mencoba membujuk beberapa pengurus untuk ikut dengan iming-iming uang. “Tapi semua pengurus yang diajak menolak dan melapor ke kami dua hari yang lalu,” ungkapnya.

Kembali terkiat pemilik suara yang sah, IJU mengatakan bahwa dalam AD/ART Partai Demokrat jelas pemilik suara yang sah itu adalah Ketua DPC. “Jadi, jangankan orang luar partai, pengurus pun tidak bisa mengatasnamakan dan itu tetap ilegal,” terangnya.

Kendati mengatakan tidak ada kader Partai Demokrat Lobar yang terlibat, IJU bersama jajarannya akan terus melakukan pemantauan. Jikalau ada yang mengatasnamakan DPC Partai Demokrat Lobar, maka dia tidak segan-segan mengambil langkah hukum. 033

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.