Debit Air Guyangan Capai 35 Liter per Detik, Warga Tanglad-Pejukutan Bisa Ajukan Sambungan

Bupati Suwirta meninjau sumber mata air guyangan di Desa Batukantik, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung.
1,013 Melihat

KLUNGKUNG, posbali.co.id – Setelah dilakukan penambahan mesin pendorong oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida, debit air Guyangan yang awalnya 20 liter per detik kini menjadi 35 liter per detik. Kondisi itu terlihat saat Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta; bersama Direktur PDAM Klungkung, I Nyoman Renin Suyasa; Kaban Baperlitbang Klungkung, AA Gede Lesmana; dan Camat Nusa Penida, I Komang Widyasa Putra, meninjau sumber mata air Guyangan di Desa Batukantik, Nusa Penida, Kamis (14/10/2021).

BWS menambah dua mesin pendorong untuk mendorong air dari reservoar satu sampai ke reservoar enam, karena sebelumnya mesin hanya hidup satu. Menurut informasi, kalau mesin dihidupkan dua, air cenderung surut di penangkapan bawah, dan itu berarti banyak air harus dimasukkan ke bak penangkap dari sumber mata air.

Saat Bedah Desa, Suwirta sempat meninjau reservoar enam di Banjar Caruban, Desa Tanglad. Di reservoar ini sama sekali tidak ada air yang masuk. Dengan penambahan mesin pendorong, debit air menjadi 35 liter per detik dan di reservoar enam penuh.

“Saya tugaskan Direktur PDAM segera mengumumkan kepada masyarakat Tanglad dan Pejukutan untuk mengajukan sambungan rumah. Untuk warga Tanglad dan Pejukutan silakan respons lebih cepat, silakan segera mengajukan sambungan rumah. Karena air sudah ada, jangan sampai air ada hanya dimanfaatkan untuk keran umum saja,” imbaunya.

Karena hanya ada keran umum, masyarakat butuh air memilih mereka membeli air. Suwirta juga melihat banyak warga yang menampung air dengan tangki, ini yang dikatakan sebagai reservoar bayangan. “Syukur-syukur dia mengambil dari water meternya, kalau dia mengambil dari aliran pipa induknya maka akan loss atau kehilangan air itu cukup tinggi di Nusa Penida. Kalau hanya dipakai keran umum saja, berarti sama dengan kehilangan air juga,” jelas Suwirta.

Dia mengucapkan terima kasih kepada Balai yang meningkatkan debit air dengan penambahan dua mesin pendorong. Jika semua mata air bisa ditangkap, dia yakin kebutuhan air di Nusa Penida ini bisa tercukupi. Pemenuhan air di Nusa Penida tahun 2021 ini disebut sudah jalan dengan pinjaman dari PEN. “Saya yakin tahun 2022 semua masalah air bisa dicukupi. Mohon bersabar bagi yang belum mendapat air,” pesannya. baw

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.